Neneng Tersangka Kasus Suap Meikarta Hadiri Sidang Meski Kondisi Hamil

  • 0 comments

BANDUNG, Ekpos.Com---Mantan Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin, terdakwa penerima suap senilai Rp 10 miliar untuk proyek Meikarta, menjalani sidang dakwaan di Pengadilan Tipikor Bandung, Rabu (27/2/2019) dalam kondisi hamil 7 bulan.

Neneng hadir di persidangan didampingi tim penasehat hukumnya untuk mendengarkan dakwaan dari jaksa penuntut umum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ia didakwa melanggar Pasal 12 huruf b dan Pasal 11 Undang - undang Pemberantasan Tipikor.

"Kami dari tim penasehat hukum Bu Neneng meminta perhatian dari majelis hakim. Prediksi, Bu Neneng akan melahirkan pada April nanti. Rencananya lahiran lewat operasi, dan untuk pemulihannya butuh waktu lebih dari 1 minggu," ujar salah satu anggota tim penasehat hukum Neneng.

Menanggapi permintaan tim penasehat hukum Neneng, jaksa KPK turut memahaminya. Sidang kasus ini akan dilanjutkan pekan depan, dengan agenda pemeriksaan saksi. Sidang digelar setiap Senin dan Rabu.

"Terdakwa Neneng Hasanah Yasin memang sedang hamil, dan itu kami ikuti penanganan medis dari Rutan Perempuan Bandung. Termasuk tim dokter dari KPK juga ikut memantau d‎an menangani," ujar Dody Sukmono, jaksa KPK.

Dody menambahkan, untuk teknis persidangan jika nanti Neneng melahirkan, akan dikoordinasikan kemudian dengan majelis hakim.

"Ya itu nanti akan dikoordinasikan dengan majelis hakim untuk teknis persidangannya," ujarnya.

Neneng merupakan terdakwa penerima suap bersama Kepala Dinas PUPR Jamaludin, Kabid Tata Ruang Dinas PUPR Neneng Rahmi Nurlaili, Kepala Dinas PTSP Dewi Kaniawati serta Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Pemka Bekasi, Sahat Banjarnahor dari Billy Sindoro, Fitradjaja Purnama, Henry Jasmen dan Taryudi yang hingga saat ini belum ditetapkan sebagai tersangka.

Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Ekpos, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.
©2014 Ekpos All right reserved   Developed by javwebnet