Mulai 18-31 Maret 2020 Guru Bertugas dari Rumah

  • 0 comments

BANDUNG, Ekpos.Com--- Terhitung mulai tanggal 18 - 31 Maret 2020, guru di Jawa Barat melaksanakan tugas dari rumah masing-masing. Hal tersebut sesuai surat bernomor 800/3365-Set yang dikeluarkan Disdik Jabar.

Kadisdik Jabar, Dewi Sartika menyatakan bahwa selain guru, penyesuaian sistem kerja juga berlaku bagi pengawas sekolah, kepala sekolah, dan tenaga pendidikan lain. Hal ini selaras dengan surat yang dikeluarkan Sekretariat Daerah Jabar Nomor 800/30/BKD tentang Penyesuaian Sistem Kerja bagi Aparatur Sipil Negara dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19.

Dijelaskan Kadisdik, ada tiga pedoman yang harus diperhatikan oleh pengawas, kepala sekolah, guru, dan tenaga pendidikan. Yakni, mengenai mekanisme kerja, pembagian tugas dan pengawasan serta pelaporan lain-lain.

Pada poin pertama, kepala sekolah tetap berdinas/masuk kantor dan beraktivitas seperti biasa, dengan tetap mematuhi protokol kesehatan dalam mencegah Covid-19. Sedangkan bagi pengawas sekolah dan guru, melaksanakan tugas dari rumah masing-masing (flexible working arragement/FWA).

"Wakil kepala sekolah, kepala sub-bagian tata usaha sekolah, dan tenaga kependidikan sekolah dimungkinkan juga melaksanakan FWA," ujar Dewi Sartika, seperti dikutip dari laman resmi Disdik Jabar.

Pada poin pembagian tugas dan pengawasan, Kadisdik mengimbau kepala cabang dinas memantau pengawas sekolah yang melaksanakan tugas di rumah masing-masing. Kepala sekolah pun harus memantau pelaksanaan tugas guru dalam menyampaikan materi kegiatan belajar mengajar (KBM) tanpa tatap muka kepada seluruh peserta didik di rumah masing-masing. 

Secara khusus, kepala sekolah harus bisa mengatur pembagian tugas dan jadwal wakil kepala sekolah, kepala sub-bagian tata sekolah, dan tenaga kependidikan sekolah untuk melaksanakan piket di sekolah secara bergiliran.

"Dibuat dalam bentuk surat perintah dan dilaporkan kepada kepala cabang dinas pendidikan," jelasnya.

Sedangkan di poin pelaporan, Kadisdik menegaskan, setiap pegawai melaporkan kegiatan yang dilaksanakan melalui tunjangan renumerasi kinerja (TRK) seperti biasa. Bagi pegawai yang melaksanakan tugas di rumah, harus tetap berada di rumah masing-masing dan siap menerima instruksi dari atasan setiap diperlukan.

"Sedangkan bagi pegawai yang mengalami gangguan kesehatan, wajib mengikuti protokol kesehatan pencegahan Covid-19 dan melaporkan kepada kepala cabang dinas," tegasnya.

Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Ekpos, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.
©2014 Ekpos All right reserved   Developed by javwebnet