Minimalisir Sebaran Penyakit DBD Dinkes Cimahi Lakukan PSN

  • 0 comments

CIMAHI, Ekpos.Com--- Kepala Dinkes Kota Cimahi, Pratiwi mengatakan, jumlah warga yang terkena demam berdarah di wilayahnya saat ini tergolong tinggi. Untuk meminimalisasi jumlah warga yang terjangkit DBD tersebut, pihaknya melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) karena jumlah tersebut tergolong tinggi.

Menurut Pratiwi, pihaknya melakukan pengecekan bak mandi dan memeriksa diluar atau halaman rumah warga. Kota Cimahi merupakan wilayah endemis DBD, sehingga setiap tahunnya pasti ada temuan warga yang terjangkit DBD.

"PSN itu kan menguras, mengubur dan menutup, jadi kita lihat bak mandi, dispenser dan bagian belakang kulkas agar tidak ada genangan-genangan air," katanya saat ditemui usai meninjau pelaksanaan PSN di Kampung Singur Mulya, RT 2/12, Kelurahan Pasirkaliki, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi, Jumat (18/1/2019).

Berdasarkan catatan Dinas Kesehatan Kota Cimahi, hingga pekan kedua Januari 2019, total warga Kota Cimahi yang terkena demam berdarah dengue (DBD) mencapai 77 orang. Jumlah tersebut tersebar di setiap kelurahan yang ada di Kota Cimahi dan telah mendapat perawatan di berbagai rumah sakit, termasuk di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cibabat, Kota Cimahi.

"Mudah-mudahan upaya (PSN) yang dilakukan ini, bisa dilakukan juga oleh secara rutin, dan bisa menjadi budaya. Kemarin kita lihat datanya ada 77 warga yang terjangkit DBD se-Kota Cimahi," ujarnya

Dikatakan Pratiwi, meski jumlah warga yang terjangkit DBD tergolong tinggi, Pemerintah Kota Cimahi belum menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB). Karena pihaknya masih harus melakukan pendataan akurat terhadap warga yang menderita penyakit tersebut.

"Kita harus cek lagi ke setiap rumah sakit. Karena banyak yang suspect (dicurigai) terkena DBD, namun ternyata setelah dicek hanya sakit panas,"jelasnya.***

Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Ekpos, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.
©2014 Ekpos All right reserved   Developed by javwebnet