Merasa Dikibulin, Warga Cikoneng Jorag PT.Bintang Coin Pratama Tuntut Lunasi Tanah Perum

  • 0 comments

 

Ciamis,Ekpos.com

Karena pihak Pengembang (PT.Bintang Coin Pratama) ”Ngajeblug” atau belum melunasi Lahan Warga  untuk pembangunan Perum Bumi Elok Cikoneng. Selasa, (21 /04/2020) Ratusan warga Dusun Babakan Rt 02 Rw 12 Desa Cikoneng, Kecamatan   Cikoneng,  Kabupaten Ciamis, melakukan unjuk rasa ke kantor  PT. Bintang  Coin Pratama (pengembang)  menuntut agar segera  melunasi tanah warga termasuk kepastian tukar guling tanah wakaf mesjid. Para pengunjuk rasa juga memasang spanduk dan memblokir akses jalan masuk kendaraan proyek. Warga terpaksa  demontrasi karena merasa kesal  dan kecewa terhadap  pengembang yang  ingkar janji  memenuhi kewajibannya melunasi tanah warga.  Apabila pengembang tidak koopratif dan melunasi lahan, Warga meminta Pengembang untuk menghentikan aktivitas pembangunan perum dan dilakukan perjanjian ulang. Para pengunjuk rasa yang terdiri dari unsur terkait yakni BPD, ketua Dusun, RT RW, pemuda karang taruna, tokoh agama dan warga lainnya  merasa dirugikan oleh pihak PT.Bintang Coin Pratama  karena berbohong  terhadap kesepakan bersama untuk melunasi pemabyaran lahan di bulan Nopember 2019.”Uang yang di terima warga hanya sebatas uang jadi. Jelas ini belum apa apa,kami kecewa dan sangat dirugikan, kami minta pengembang bertanggung jawab untuk melunasi lahan warga, “ Kata Wawan koordinator pemilik lahan warga. Saat dikonfirmasi via Seluler, Senin, 13/04/2020.

Akhirnya ratusan  warga yang berunjuk rasa  bisa duduk bersama dengan Direktur PT Bintang Coin Pratma, Yuyun, di mediasi kepolisian setempat. Pertemuan tersebut menghasilakan kesepakatan :

1.     PT.Bintang Coin Pratama siap merelisasikan tukar guling seluas 60 bata tanah wakaf mesjid Al-Ikhlas atau pesantren pada awal Juni 2020.

2.     PT.Bintang Coin Pratama segera mencari tanah untuk tukar guling tanah wakaf mesjid Jamie Al-Mansur dan Mesjid Jamie Baitul Amanah seluas 120 bata, Dan, akan memberi konpensasi 2 ton padi hasil panen 2 kali dalam setahun/yang seharga padi sebelum terealisasi tukar guling.

3.     Karang taruna Dusun /pemuda adalah sebagai mitra utama dalam dalam pelaksanaan perum.

4.     Segala perjanjian perdata akan diselesaikan perum dengan yang bersangkutan /yang diberi kuasa.

“Saya minta transparansi dalam merealisasikan kesepakatan  baik perizinan, tukar guling, dan kepastian pelunasan tanah.” Tegas salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya. (harry)

Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Ekpos, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.
©2014 Ekpos All right reserved   Developed by javwebnet