Menunjang Kelancaran Arus Mudik, Jasa Marga Tambah 3 Gardu Entrance

  • 27 views
  • 0 comments

BANDUNG, Ekpos.Com---Untuk menunjang kelancaran arus mudik,  Jasa Marga Tol Purbaleunyi menambah tiga gardu entrance di Gerbang Tol Cileunyi. Tiga gardu tersebut sudah mulai beroperasi pada H-10 lebaran atau Rabu (6/6).

Kini GerbangTol Cileunyi memiliki tujuh gardu entrance, dengan satu entrance yang bisa dimanfaatkan dengan menggunakan mobile reader portable saat terjadi kepadatan.

" Penambahan tiga fisik gardu ini, untuk menunjang pelaksanaan arus mudik atau balik lebaran. Hari ini (kemarin) sudah mulai beroperasi," ujar Kepala Shift Gerbang Tol Cileunyi, Eli Mulyawati.

Menurut Eli, total gardu yang ada di Gerbanng Tol Cileunyi kini berjumlah 16, dengan delapan gardu lainnya difungsikan untuk keluar. Pada kondisi lalu lintas yang normal, gardu entrance ataupun keluar tetap dioperasikan secara seimbang.

Eli menandaskan, saat memasuki arus mudik, gardu yang ada di Gerbang Tol Cileunyi akan dioperasikan secara situasional. Artinya, jika saat arus mudik terjadi kepadatan, maka untuk gardu keluar akan ditambah dua dengan memanfaatkan dua gardu entrance.

"Kalau mendesak sekali dan kepadatannya cukup panjang, maka bisa ditambah satu lagi dari gardu entrance. Totalnya bisa 11 gardu keluar yang akan dioperasikan," kata dia.

Sedangkan saat pelaksanaan arus balik, kata dia, jika kondisi arus lalulintas masih normal, maka tidak akan ada penambahan gardu. Namun jika ada kepadatan, maka dua gardu keluar tetap akan dimanfaatkan sebagai gardu entrance.

"Jadi penambahannya gardunya fleksibel tergantung kondisi di lapangannya seperti apa. Baik saat mudik atau balik gardu yang kami punya bisa difungsikan secara fleksibel gimana kebutuhan," kata dia.

Menurut Eli, pihak Gerbang Tol sudah melakukan persiapan pelaksanaan arus mudik dan balik lebaran 2018 dengan baik. Peralatan penunjang dan personel dinilai sudah sangat siap melayani para pemudik. Apalagi, prediksi puncak arus mudik terjadi antara Jumat dan Sabtu pekan ini.

"Mau ada pergeseran puncak arus mudik atau balik kami tetap siaga dan siap. Karena pada dasarnya kami selalu briefing saat awal shift. Fokus kami ke pelayanan kepada masyarakat," kata Eli.

Pada tahun ini, Gerbang Tol Cileunyi sudah tidak melakukan lagi proses penjemputan bola seperti dua tahun sebelumnya jika terjadi kepadataan baik saat pelaksaanan arus mudik ataupun balik lebaran. Sebab, dengan adanya penambahan gardu, maka dinilai tidak akan menyebabkan antrean kendaraan yang panjang.

"Dengan penambahan gardu baru entrance tentu semakin banyak gardu lama yang bisa digunakan untuk akses keluar atau sebaliknya. Apalagi dengan adanya mobile reader portable kami bisa menarik 12 kendaraan dalam waktu dua detik saja," kata dia.

Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Ekpos, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.
©2014 Ekpos All right reserved   Developed by javwebnet