Menekan Penyalahgunaan Jelang Tahun Baru Polrestabes Bandung Sita Ribuan Botol Miras

  • 15 views
  • 0 comments

BANDUNG, Ekpos.Com--- Sebagai upaya menekan penyalahgunaan minuman keras (miras) menjelang perayaan tahun baru 2019, Polrestabes Bandung menyita ribuan botol miras beragam merek mulai dari kadar alkohol 7 hingga 40 persen.

"Selama sepekan terakhir, kami jajaran Polrestabes Bandung atas perintah Kapolda Jabar, menyita 5.700 botol berisi miras dari berbagai tempat di Kota Bandung. Ini salah satu upaya kami tekan penyalahgunaan miras yang berpotensi menimbulkan korban, terutama saat pergantian tahun nanti," ujar Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Irman Sugema di Jalan Merdeka, Kota Bandung, Kamis (27/12/2018).

Selain menyita ribuan botol miras, petugas juga mengamankan 12 orang,  dan ratusan jeriken berisi minuman keras tradisional tuak dan puluhan botol plastik berisi miras oplosan juga turut disita‎. Dari 12 orang tersebut 9 diantaranya sudah ditetapkan menjadi tersangka, sementara 3 orang masih dalam pemeriksaan secara intensif.

"Kami juga menyita 205 jeriken tuak hingga 45 botol miras oplosan. Sembilan orang ditetapkan tersangka kasus tindak pidana ringan, dan tiga orang lagi masih dalam pemeriksaan," kata Kapolrestabes.

Kapolrestabes mengimbau, masyarakat u‎ntuk tidak merayakan pergantian tahun secara berlebihan. Dia menggambarkan, di tahun ini, di Kabupaten Bandung, puluhan orang meninggal pascamengkonsumsi miras oplosan. Untuk itu ia mengingatkan agar kejadian serupa jangan sampai terulang  kembali.

"Jangan terulang lagi warga Kota Bandung jadi korban penyalahgunaan miras. Maka dari itu, kami imbau warga untuk tidak merayakan pergantian tahun secara berlebihan. Hindari hal-hal yang merugikan diri sendiri dan orang lain," katanya seraya menambahkan soal larangan konvoi, polisi akan membahasnya bersama Pemkot Bandung.

"Terkait larangan konvoy nanti kami bahas dengan pemerintah, tapi yang pasti perayaan tahun baru harus menghargai masyarakat lainnya,"pungkasnya. (neng)

Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Ekpos, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.
©2014 Ekpos All right reserved   Developed by javwebnet