Massa Ancam PTUN Kan Disdik Jika Tidak Mencabut Aturan PPDB

  • 844 views
  • 0 comments

BANDUNG, Ekpos.Com---Kebijakan Pemerintah terkait Penerinerimaan Peserta Pendidikan Didik Baru (PPDB) menuai  kontroversi di masyarakat. Sehingga kebijakan tersebut di nilai harus di revisi karena dianggap telah melanggar undang-undang pendidikan dan menghambat siswa yang berprestasi.

Hal tersebut diaspirasikan ratusan orang tua peserta didik bersama LSM GMBI dan Lembaga Bantuan Pemantau Pendidikan Jawa Barat (LBP2JB ) di depan kantor Dinas Pendidikan Kota Bandung, Kamis (12/7/2018).

“Aturan yang diberlakukan ini ada pelanggaran dalam undang undang pendidikan.  Siswa berpresta banyak dihambat untuk melanjutkan pendidikan akibat aturan. Belum saatnya aturan tersebut diberlakukan, karena tidak diimbangi kesiapan infrastruktur. Untuk itu kami meminta agar pemerintah segera mencabut aturan tersebut,”ungkap Asep Maung sebagai koordinator dari LBP2.

Hal serupa diungkapkan Abah Mansur dari GMBI, menurutnya, jika Dinas Pendidikan bersikukuh mempertahankan aturan yang diberlakukan saat ini dan mengabaikan aspirasi masyarakat, pihaknya akan di PTUN (Pengadilan Tata Usaha Negara) kan.

“Kami tidak akan segan-segan untuk membawa masalah ini ke ranah hukum. Jika pemerintah atau dalam hal ini Dinas Pendidikan mengabaikan aspirasi kami,” tegas Abah.

Menanggapi adanya aspirasi masyarakat tersebut, Iwan dari Kesbang Kota Bandung, berjanji akan menyampaikan aspirasi tersebut ke pimpinan. Ia pun mengimbau agar pejabat Disdik Kota Bandung menanggai aspirasi warganya.

Sementara itu Kabag Ops Polrestabes Bandung, AKBP Makmud menyatakan, untuk menjaga agar demo yang dilakukan oleh orang tua anak didik dan sejumlah LSM ini tidak berlaku anarkis, pihaknya menerjunkan sekitar 250 anggota. (Farida).

Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Ekpos, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.
©2014 Ekpos All right reserved   Developed by javwebnet