Logistik Pemilu Berpengaruh Pada Proses Pemungutan Suara

  • 21 views
  • 0 comments

BANDUNG.Ekpos.Com---Ketua KPU Jabar, Yayat Hidayat menyatakan, pengadaan logistik pemilu, baik pilgub 2018 maupun pemilu 2019, perlu perhatian khusus karena akan berpengaruh pada kelancaran proses pemungutan dan penghitungan suara.

“Apalagi pilgub akan berlangsung sekitar 79 hari lagi, dan itu bukan waktu yang lama. Sehingga, perlu memanfaatkan waktu secara maksimal,” ungkapnya saat membuka Bimbingan Teknis Pelaksanaan e-Procurement (SIRUP dan e-Tendering) Pengadaan Logistik Pemilu 2019 dan Rapat Koordinasi Alokasi Kebutuhan Logistik Pemilu 2018 di Hotel Amarossa Jl. Aceh Bandung, Senin malam (9/4).

Menurut Yayat, perencanaan dinilai penting dalam menyertai proses pengadaan logistik.Hal tersebut untuk meminimalkan kekeliruan.

“Dengan pola e-procurement dan e-tendering, prosesnya sederhana dan kita bisa mengalihkan tenaga serta pikiran ke pekerjaan lain. Jadi kita bisa fokus pada persiapan tahapan lainnya, atau juga bisa menghindari fitnah," ujarnya.

Namun begitu menurut Yayat, ada beberapa hal yang perlu diwaspadai, seperti keterlambatan proses pengadaan dan distribusi sehingga perlu koordinasi yang intensif antar-pihak terkait.

Pada saat yang sama, Komisioner Divisi Hukum dan Logistik, Agus Rustandi mengingatkan jajarannya agar bersiap maraton, karena tahapan-tahapan lain sudah berjalan. Tentunya harus tetap sesui  proses pengadaan sesuai dengan prosedur dan kaidah yang berlaku agar menunjang akuntabilitas dan transparansi.

“Jaran KPU Kabupaten/Kota harus memperhatikan empat hal penting sebelum proses pengadaan, yakni identifikasi jenis dan jumlah kebutuhan logistik, identifikasi badan penyelenggara, identifikasi peserta, dan identifikasi jumlah pemilih,”ungkapnya.

Penegasan Agus dikuatkan Komisioner Divisi Perencanaan dan Data, Ferdhiman Bariguna, yang juga mengingatkan jajaran penyelenggara pemilu di Jawa Barat untuk mempersiapkan perubahan RKB (Rencana Kebutuhan Biaya), mempersiapkan jadwal logistik agar tidak terlambat, dan penyusunan alokasi kebutuhan yang akurat. Sementara itu, Sekretaris KPU Jabar Heri Suherman, mengingatkan perlunya kesiapan jaringan untuk mengakses e-katalog, rekrutmen tenaga pembantu logistik, serta antisipasi kejadian gagal lelang. Ganefa

Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Ekpos, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.
©2014 Ekpos All right reserved   Developed by javwebnet