Lakukan Pungli, 3 PNS BKD Garut Diringkus Tim Saber

  • 30 views
  • 0 comments

BANDUNG, Ekpos.Com---Direktorat Tindak Pidana Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jabar dan Tim Saber Pungli menangkap tiga orang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemkab Garut. Ketiganya ditangkap, terkait kasus pungutan liar (Pungli) Surat Keputusan (SK) pengangkatan CPNS sebanyak 149 orang yang mayoritas bidan.

"Ketiga tersangka ditangkap tim gabungan Ditreskrimsus dengan Saber Pungli Jabar berikut barang bukti uang sebesar Rp 31 juta," ujar Ditreskrimsus Polda Jabar Kombes Samudi , Selasa (8/5/2018).

Dijelaskan Samudi,  pihaknya sudah memantau aktivitas Rudi Rudianto, Ita Kurnia dan Lisna sejak beberapa waktu lalu. Termasuk peran ketiganya, Rudi berperan sebagai bendahara pembantu, Ita selaku bidan yang ditunjuk Rudi untuk menyerahkan uang pada BKD, serta Lisna, bidan yang ditugaskan sebagai pengumpul uanmg uang dari para bidan lainnya.

“Sebelumnya mereka sudah kita pantau aktifitasnya termasuk perannya masing-masing,” jelasnya.

Sementara modus yang digunakannya, menurut Samudi, Rudi meminta uang tebusan untuk SK pengangkatan sejumlah bidan.  Sehingga para CPNS yang mayoritas bidan memenuhi permintaan Rudi, karena kalau tidak Sk mereka akan ditahan.

"Uang tebusan tersebut dikumpulkan di beberapa CPNS sebelum akhirnya diserahkan pada Rudi,"ungkapnya.

Dalam kasus tersebut, sebelumnya Ditreskrimsus mengamankan enam orang. Namun ,Budi Sihabudin, Kabid PPI BKD dan Ria Welida, Kasubid Pengadaan dan Pemberhentian serta seorang lainnya masih diperiksa sebagai saksi.

"Dua orang jadi calon tersangka. Sisanya masih saksi," kata Samudi.***

Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Ekpos, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.
©2014 Ekpos All right reserved   Developed by javwebnet