Kuasa Hukum: Tuntutan JPU Tidak Sesuai Dakwaan

  • 218 views
  • 0 comments

Jakarta, Ekpos.com

Pengadilan Negeri Jakarta Timur kembali menggelar sidang ujaran kebencian dan sara dengan terdakwa Jon Riah Ukur, SE alias Jonru Ginting, beberapa waktu.

Dalam agenda siding, Jaksa membacakan tuntutan terhadap terdakwa supaya majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur yang memeriksa dan mengadili perkara ini memutuskan:

1. Menyatakan terdakwa Jon Riah Ukur, SE alias Jonru Ginting terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana "Melakukan beberapa perbuatan dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras dan antar golongan (SARA), masing-masing merupakan kejahatan ada hubungannya sedemikian rupa sehingga harus dipandang sebagai satu perbuatan berlanjut " sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 28 ayat ( 2 ) jo pasal 45A ayat ( 2 ) UU RI No 11 tahun 2008 sebagaimana diubah dengan UU RI No 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU RI No 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik jo pasal 64 ayat ( 1 ) KUHP dalam DAKWAAN kesatu.

2. Menjatuhkan pidana penjara terhadap terdakwa Jon Riah Ukur, SE alias Jonru Ginting selama 2 ( dua ) tahun dan denda sebesar Rp. 50 juta rupiah dengan ketentuan jika terdakwa tidak membayar denda tersebut maka diganti dengan pidana kurungan selama 3 ( tiga ) bulan dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan dengan perintah terdakwa tetap ditahan.

3. Menyatakan barang bukti:

  1). 1 (satu) bendel print out fanpage facebook atas nama Jonru Ginting.

  2). Alamat email akromfoundation.id@gmail.com dengan password  afid****2017

  3). Akun facebook atas nama YADI GINTING dengan password  afid****2017, TETAP TERLAMPIR DALAM BERKAS PERKARA.

  4). 1 (satu) unit USB merk Scan Disk warna hitam 8 GB, dikembalikan kepada MUANNAS AL AIDID.

  5). 1 (satu) unit laptop merk lenovo IdeaPad U 310 warna hitam berikut charger.

  6)  1 (satu) unit handphone merk lenovo vibe shot warna putih.

  7). 1 (satu) buah hardisk merk Transcend warna ungu dan hitam berikut kabel data, dikembalikan kepada Terdakwa.

  8)  1 (satu ) unit handphone merk lenovo type A 6000 warna hitam menggunakan Sim card Indosat M3 dengan nomor handphone 085773798083, dikembalikan kepada ANANG HERDIANA.

4. Menetapkan agar terdakwa Jon Riah Ukur, SE alias Jonru Ginting dibebani membayar biaya perkara sebesar Rp 5000 (lima ribu rupiah).

Atas tuntutan Jaksa Penuntut Umum yang dibacakan oleh Handry, SH dan Zulkipli, SH, MH, kuasa hukum Jonru Ginting dari tim bang Japar kurang puas atas tuntutan JPU, dikarenakan kenapa jadi tuntutan alternative, sementara dari awal terdakwa Jonru Ginting didakwakan dengan pidana khusus.

Terhadap tuntutan ini, pihak kuasa hukum Jonru Ginting akan melakukan nota pembelaan (Pledoi  pada sidang yang akan datang Senin tanggal 26 Februari 2018. (Rudi/Eva)

Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Ekpos, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.
©2014 Ekpos All right reserved   Developed by javwebnet