KPPU Kanwil Jabar Tangani Sejumlah Kasus Monopoli Tender di Jabar

  • 0 comments

BANDUNG - Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Kanwil III Jabar, DKI Jakarta dan Banten Aru Armando menyatakan, pihaknya tengah menangani sejumlah kasus dari sekian banyak laporan dugaan monopoli dalam proses tender proyek-proyek pemerintah.

"Dari sekian banyak laporan, saat ini sedang diperiksa, sektor tender di Jabar. Jumlahnya kurang dari 10 laporan. S," ujar Aru di Kantor KPPU Jabar, Jalan PHH Mustofa, Selasa (18/6/2019).

Aru tidak menjelaskan secara detail setiap laporan dugaan monopoli dalam proses tender tersebut. Namun ia memastikan laporan tersebut pasti ditindak lanjuti. Dikatakannya, pasal 22 itu berbunyi, pelaku usaha dilarang bersekongkol dengan pihak lain untuk mengatur, dan atau menentukan pemenang tender sehingga dapat mengakibatkan terjadinya persaingan usaha tidak sehat.

" Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat di bidang tender pengadaan barang dan jasa, diatur di Pasal 22 Undang-undang Nomor 5. Satu kasus diantaranya penanganannya sudah memasuki tahap akhir," ujar dia.

‎Selain menerima laporan terkait monopoli pengadaan barang dan jasa, pihaknya juga menerima laporan monopoli dan persaingan usaha tidak sehat di bidang logistik.

"Kami juga menerima laporan persaingan usaha di bidang logistik. Tapi belum bisa kami ungkap saat ini," ujar Aru.

Ia mengungkapkan, dalam menjalankan tugasnya KPPU akan menyatakan sebuah perusahaan bersalah melakukan monopoli, atau persaingan usaha tidak sehat lewat persidangan yang dipimpim majelis komisi terdiri dari tiga orang.***

Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Ekpos, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.
©2014 Ekpos All right reserved   Developed by javwebnet