Kontingen Garuda Berhasil Damaikan Pertikaian Dua Suku di Republik Demokratik Kongo

  • 40 views
  • 0 comments

KONGO, Ekpos.Com---Prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) TNI Kontingen Garuda (Konga)  XXXIX-A/RDB (Rapid Depolyment Battalion) MONUSCO (Mission de L’Organisation des Nations Unies pour La Stabilisation en Republique Democratique du Congo) berhasil memediasi dan mendamaikan pertikaian antar kelompok Suku Bantu dan Suku Twa di Desa Kabwela, Propinsi Tanganyika, Republik Demokratik Kongo, Rabu (23/1/2019).

Pertikaian tersebut terjadi pada akhir Desember yang lalu serta mengakibatkan beberapa desa disekitarnya dibakar, sehingga menyebabkan warga meninggalkan desa untuk mencari perlindungan. Akibat dari pertikaian kedua suku tersebut memakan korban 3 warga meninggal dan 5 diantaranya luka-luka. Salah satu desa yang habis dibakar oleh Suku Twa adalah Desa Kambu.

 

Prajurit Satgas TNI yang dipimpin oleh Kapten Inf Agung Sedayu berhasil mempertemukan kedua pemimpin suku yang bertikai, yaitu Ketua Suku Bantu diwakili oleh Katuta Wa Katuta (Chief of Fatuma Village), Muyemba Funkwe (Chief of Kambu Village)  dan ketua Suku Twa diwakili oleh Jendral Kamuti. Kemudian mediasi tersebut dicapai kesepakatan damai antara kedua belah pihak dan tidak saling menyerang.

 

Pada kejadian tersebut Komandan Satgas TNI Konga XXXIX-A RDB MONUSCO Kolonel Inf Dwi Sasongko memerintahkan pasukannya untuk melaksanakan patroli jarak jauh (long range mision) dengan menggunakan kendaraan Komodo. “Pada pergerakan tersebut turut serta anggota staf dari UN Civil Affair, diantaranya adalah 2 orang Comunity Liaison Assistant (CLA), 2 orang United Nation Committe of Development Policy (UNCDP) dan 3 orang dari International NGO Safety Organization (INSO),” ujarnya.

 

“Selain memediasi dan mendamaikan dua kelompok yang bertikai, Satgas TNI Konga XXXIX-A/RDB MONUSCO juga menggelar kegiatan Civil and Military Coordination (Cimic,  antara lain pemeriksaan kesehatan, pemberian vitamin dan obat-obatan serta terapi psikologi bagi warga di Desa Kabwela dan Desa Fatuma,” ucap Kolonel Inf Dwi Sasongko.

 

Sementara itu, Kepala Suku Desa Kabwela menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran Satgas TNI Konga XXXIX-A/RDB MONUSCO dalam upaya memediasi dan mendamaikan kedua suku yang bertikai, sehingga kehadiran Satgas dapat memberikan rasa aman bagi warga setempat. (Pen Satgas RDB Monusco).

Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Ekpos, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.
©2014 Ekpos All right reserved   Developed by javwebnet