Kemenkum HAM Jabar Akan Tindak Tegas Petugas Lapas

  • 53 views
  • 0 comments

BANDUNG, Ekpos.com--- Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum HAM) Jawa Barat, Indro Purwoko akan menindak tegas sejumlah petugas di lembaga pemasyarakatan (lapas) Jelekong, Kabupaten Bandung, yang diduga terlibat praktik pemerasan wanita bermodus sebar video bugil.

"Terkait pegawai, tentunya apabila ada keterlibatan nanti akan diberikan tindakan tegas, sesuai aturan. Petugas yang terlibat akan mendapatkan sanksi administratif hingga pemindahan," kata Indro, di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Kota Bandung, Jabar, Kamis (12/4/2018).

Di tempat yang sama, Kadivpas Kanwil Kemenkum HAM Jabar Alfi Zahrin Kiemas mengatakan, saat ini tim investigasi Kanwil Kemenkum HAM sedang menelusuri keterlibatan petugas di lapas Jelekong.

"Hasil investigasi nantinya akan dicocokkan dengan temuan dari penyidik Polrestabes Bandung. Apabila ada kesamaan nama hasil temuan polisi dan tim kita, akan kita tindak tegas. Apakah reposisi atau tindakan administrasi sesuai PP (peraturan pemerintah) 53," ungkapnya.

Namun begitu, Alfi belum bisa memastikan apakah kejadian tersebut melibatkan hampir keseluruhan petugas lapas atau tidaknya. Seprti halnya yang diungkapkan GN (28) napi yang juga saksi kunci, bahwa uang hasil pemerasan dari sejumlah wanita itu dibagikan ke napi hingga petugas.
Pihaknya masih akan menunggu hasil dari tim investigasi.

"Kita masih menunggu laporan dari tim investigasi. Kalau memang terbukti ada keterlibatan seluruh petugas, ya reposisi semua," tegasnya. Ganefa

Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Ekpos, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.
©2014 Ekpos All right reserved   Developed by javwebnet