Kemenag Donggala Ingatkan Jemaah Jeli Memilih Travel Umrah

  • 160 views
  • 0 comments

SULTENG--- Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Donggala Provinsi Sulawesi Tengah, Muhammad Thalib mengingatkan masyarakat agar mewaspadai travel umrah yang tidak memiliki izin.

"Secara nasional memang ada berapa travel yang diberitakan bermasalah, karena itu masyarakat harus berhati-hati," kata Muhammad Thalib, di Donggala, Selasa (20/2/2018).

Fenomena travel bermasalah ini kata Muhammad Tahlib, muncul seiring meningkatnya jemaah umrah. Untuk Donggala Sendiri menurutnya, sejauh ini belum ada keluhan maupun pengaduan masalah travel hajio,” jelasnya.

Muhammad Thalib juga mengungkapkan permasalahan yang sering dihadapi oleh jemaah umrah,  karena kurangnya informasi jelas yang diperoleh jemaah. Selebihnya, oleh pelayanan travel yang tidak maksimal.

"Kemenag telah menetapkan biaya dan waktu pemberangkatan itu, tidak boleh lewat 3 bulan. Jika lewat dari situ maka perlu diantisipasi," jelasnya.

Dari kasus batal berangkat, tertahan dan terlantar di bandara, bahkan kasus tidak bisa pulang ke tanah air, itu indikasinya akibat kelalaian pihak travel. Untuk itu ia  menghimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam memilih travel.

"Belajar dari banyak kasus kegagalan travel memberangkatkan jemaahnya, ataupun ada Jemaah yang tidak bisa pulang ke tanah air. Saya minta masyarakat untuk lebih hati hati memilih travel. Kita lihat di situs online kemenag, untuk provinsi Sulteng ada tiga travel sudah mendapatkan ijin operasional, dan itu sudah mewakili Sulteng," katanya.

Sementara terkait kuota haji tahun 2018, Muhammad Tahlib mengatakan, berkisar 183 orang jemaah. Sedangkan mengenai biaya haji ia akan merujuk ketetapan Kepres. "Kepres itu menjadi acuan Kemenag seluruh Indonesia termaksud Donggala. Untuk jemaah haji saat ini sudah proses pembutan paspor. Bahkan dari jumlah 183 itu sudah hampir 100 persen," paparnya. Ganefa/RAHMAD NUR

Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Ekpos, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.
©2014 Ekpos All right reserved   Developed by javwebnet