Kejagung Nyatakan Kasasi Vonis Bebas 7 Terdakwa Kasus Korupsi Bank Mandiri

  • 1024 views
  • 0 comments

BANDUNG, Ekpos.Com---Kejaksaan Agung melalui Kejaksaan Negeri Kota Bandung, resmi menyatakan kasasi terhadap putusan bebas terhadap tujuh terdakwa dalam perkara korupsi pemberian kredit Bank Mandiri kepada PT Tirta Amarta Bottling (TAB).

"Dari Kejagung sudah minta jaksa Kejari Kota Bandung untuk menyatakan kasasi terhadap putusan hakim penanganan perkara P 16 A. Kodenya memberikan kuasa kepada kami untuk menyatakan kasasi, itu saja," ujar Kasi Pidsus Kejari Kota Bandung, Iwan Sunarto di Jalan Jakarta, Jumat (18/1/2019).

Iwan mengatakan, pernyataan kasasi itu sudah disampaikan kepada Panitera Tipikor Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Bandung hari ini (Jumat-red).

"Setelah menyatakan kasasi, kami diberi waktu untuk menyusun memori kasasi. Soal latar belakang memori kasasi, belum bisa kami sampaikan karena itu sudah masuk ke pokok perkara,"ujarnya.

Seperti diketahui sebelumnya, ketujuh terdakwa tersebut dua di antaranya dari PT TAB yakni Rony Tedi dan Juventius. Sedangkan lima terdakwa berasal dari Bank Mandiri CBC Bandung yakni, Surya Beruna sebagai Commercial Banking Manager; Senior Credit Risk Manager, Teguh Kartika Wibowo; Senior Relation Manager, Frans Eduard Zandstra; Ir Poerwintono Poedji Wahyono, selaku wholesale credit risk; dan Totok Suharto, selaku ‎pemutus kredit tingkat pertama.

Dengan telah ditetapkan putusan bebas oleh hakim, Rony Tedi dan para terdakwa lainnya yang kini sudah menghirup udara bebas, berpeluang kembali ditahan berkaitan dengan upaya kasasi dari jaksa. Hal itu merujuk pada Pasal 28 Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana (Kuhap) ayat 1 hingga 4.

Dalam Pasal itu menyebut soal wewenang hakim Mahkamah Agung mengeluarkan surat perintah penahananan paling lama 50 hari, bisa diperpanjang hingga 60 hari. Jika setelah 110 hari ditahan walaupun perkara belum diputus, terdakwa harus sudah dikeluarkan dari tahanan demi hukum.

Pengacara Rony Tedi, Supriyadi, mengatakan saat ini kliennya sudah menghirup udara bebas dan kembali memimpin pabrik air minum dalam kemasan di Padalarang, Kabupaten Bandung Barat.

“PT TAB berkomitmen untuk melunasi kewajibannya pada Bank Mandiri,” katanya.

Menyikapi hal tersebut, Iwan menyatakan, Rony Tedi ini kan, diputus tapi belum berkekuatan hukum tetap, jadi dipersilahkan.

“Kewenangan dan hak kami untuk mengajukan upaya hukum kasasi," ujar Iwan Sunarto.***

Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Ekpos, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.
©2014 Ekpos All right reserved   Developed by javwebnet