Kapolres Metro Jakarta Pusat Gelar Pres Release Akhir Tahun

  • 69 views
  • 0 comments

Jakarta, Ekpos.com

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Roma Hutajulu didampingi Dandim 0501/Jakarta Pusat Letkol Inf Edwin Adrian Sumantha menggelar Pres Release Akhir Tahun 2017, bertempat di Mapolrestro Jakarta Pusat, Jl. Kramat Raya, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Berdasarkan data analisa dan evaluasi (Anev) sepanjang tahun 2017 angka kejahatan di wilayah Jakarta Pusat mengalami penurunan dibandingkan pada tahun tahun 2016, menunjukan penurunan hingga 37 persen.

“Angka kriminalitas sepanjang tahun 2017 ini mengalami penurunan hingga 1.462 kasus atau 37 persen. Dimana, tahun 2016 tercatat ada 3.989 kasus, sedangkan di tahun 2017 ini hanya 2.527 kasus,” kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Roma Hutajulu.

Menurut Roma, menurunnya tingkat kriminalitas di wilayah hukum Polres Jakarta Pusat tak lepas dari semakin aktifnya pihaknya melakukan berbagai upaya operasi.

Hal tersebut juga tidak terlepas dari kerjasama pengamanan dengan pihak TNI dalam hal ini Kodim 0501/Jakarta Pusat.

“Di tahun 2017 ini, kita telah melakukan dinamika operasi yang dibackup TNI yang selalu bersama-sama mengamankan dan mengantisipasi tindak kriminalitas. Karena itu, saya juga turut merasa berterima kasih kepada Dandim 0501/Jakarta Pusat Letkol Inf Edwin Adrian Sumantha yang juga hadir langsung dalam acara press release ini,” kata Roma.

Dari total angka kriminalitas yang terjadi sepanjang 2017 tersebut, setidaknya pihaknya telah berhasil menyelesaikan dan mengungkap sebanyak 64 persen.

Sedangkan sisanya diakuinya masih menjadi perkerjaan yang harus diselesaikan pada tahun 2018 mendatang.

“Masih ada sekitar 1.000 kasus yang belum terungkap dan terselesaikan. Dan itu masih akan kita selidiki terus untuk mengungkapnya. Kita juga akan buat program di 2018 ini,” katanya.

Sementara itu mengenai kasus-kasus yang belum terungkap pihaknya mengklaim bahwa banyak kendala yang terjadi dalam pengungkapan kasus tersebut.

 

Kasus Narkotika Meningkat

Sedangkan kasus narkotika, lanjut Roma, jika tahun 2017 ini tercatat mengalami peningkatan bila dibandingkan dengan tahun 2016 lalu.

Pada tahun 2016, tercatat ada 805 kasus, sedangkan pada 2017 ini tercatat menjadi 911. Jika dipersentasikan naik sebanyak 13 persen.

“Untuk barang buktinya, berhasil diamankan sabu 7,6 Kg, ganja 70,1 Kg, ekstasi 915 butir, psikotropika 108 butir, heroin 3,42 Gram, dan tembakau gorila 43,65 Gram,” tutur Roma.

Untuk menekan angka tingkat penyalahgunaan narkotika, pihak Polrestro Jakarta Pusat di backup Kodim 0501/JP juga terus melakukan operasi preman dan juga cipta kondisi jelang Natal dan Tahun Baru.

Dari operasi Cipta kondisi tersebut, pihaknya berhasil mengamankan 270 preman, 1.248 botol minuman keras berbagai merek, dan 1.131 kembang api beserta petasan yang terdiri dari berbagai ukuran.

“Dari seluruh preman yang kita amankan, sebanyak 55 orang ditahan sisanya dibina. Untuk barang bukti Miras, kembang api dan petasan kita musnahkan,” kata Roma. (Agung S)

Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Ekpos, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.
©2014 Ekpos All right reserved   Developed by javwebnet