Kapolda Jabar: Kasus Miras Oplosan Akan Ada Tersangka Lain

  • 194 views
  • 0 comments

BANDUNG, Ekpos.Com---Dua orang penjual miras oplosan yang menewaskan puluhan warga di Kecamatan Cicalengka Kabupaten Bandung, dan 3 orang di Kota Bandung,  ditetapkan jadi tersangka. Keduanya diamankan Polres Bandung dan Polrestabes Bandung,  tak lama setelah kejadian.

"Keduanya sudah ditetapkan jadi tersangka, baik yang diamankan Di Polres Bandung, maupun yang dioamankan di Polrestabes Bandung. Keduanya sudah ditetapkan jadi tersangka walaupun masih berstatus penjual. Hingga saat ini masih dilakukan pengembangan untuk mendapatkan informasi dari kedua tersangka mengenai sumber barang tersebut,” kata Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto di Mapolrestabes Bandung, Jalan Merdeka, Senin (9/4/2018).

Kapolda menjelaskan,  tidak menutup kemungkinan masih ada pihak-pihak lain di luar penjual yang terlibat dalam pendistribusian miras oplosan ginseng tersebut.

"Kami masih mengembangkan kasus tersebut, nanti akan kita ketahuai ke siapa saja tersangka mendistribusikan miras ginseng ini‎. Selain itu kita kembangkankan ke atas jadi tidak hanya penjual saja," kata Agung.

Namun menurut Agung,  miras oplosan yang disita Polrestabes dan Polres Bandung, memiliki kesamaan dari warna dan kemasan.

"Temuan sementara dari jenis dan warnanya hampir sama. Untuk membuktikannya perlu kajian laboratorium," kata Kapolda.

Menurut Kapolda, ancaman yang akan dikenakan terhadap kedua tersangka cukup berat. Untuk yang di Cicalengka, Kabupaten Bandung hingga saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif. Begitu pula tersangka A penjual miras oplosan yang mengakibatkan 3 orang jiwanya melayang. 

 

Sementara untuk mengetahui penyebab kematian, polisi akan menguji laboratorium terhadap minuman keras oplosan yang dikonsumsi korban. Serta kaitannya jika miras tersebut dicampur dengan obat batuk cair atau obat nyamuk.

"Termasuk mencocokan yang ada dalam tubuh korban dengan miras yang disita ini. Hal yang sama dilakukan untuk kasus di Cicalengka Kabupaten Bandung," kata Agung. Ganefa

Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Ekpos, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.
©2014 Ekpos All right reserved   Developed by javwebnet