Kadiskar Berharap Adanya Penambahan Hidran di Kota Bandung

  • 14 views
  • 0 comments

BANDUNG, Ekpos.Com---Kepala Diskar PB Kota Bandung, Ferdi Ligaswara mengatakan, memasuki musim kemarau yang panjang berakibat berkurangnya  jumlah debit air dibeberapa titik di Kota Bandung. Sementara potensi terjadinya kebakaran sangat riskan, untuk itu ia berharap adanya penambahan hidran.  

"Karena senjata kami adalah air. Pada saat musim kemarau hidrant kami terbatas. Tidak berfungsi maksimal, debit air tidak keluar," ujar Ferdi, di Kota Bandung, Selasa (9/10/2018).

Dikatakannya, berdasarkan catatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung, selama bulan September 2018 terjadi kebakaran sebanyak 34 kali. Bahkan dua diantaranya cukup besar yaitu kebakaran di Pasar Gedebage dan Pasar Sederhana.

Karena musim kemarau, proses pencarian air untuk pemadaman akan lebih sulit ketimbang musim biasanya. Sementara jumlah hidran yang tersebar  sekitar 200 titik, dan itu pun yang berfungsi hanya beberapa hidrant. Hal inilah yang menghambat pihaknya untuk penanganan kebakaran di Kota Bandung.

"Seharusnya untuk membantu kami disemua kawasan menyediakan hidrant. Agar bisa kami gunakan untuk pelayanan," ujar Ferdi.

Ferdi menuturkan, dirinya sangat miris serta khawatir apabila terjadi kebakaran dalam skala besar. Dengan jumlah hidran yang ada sekarang, bisa menghambat penanganan petugas dilapangan. Karena api hitungannya per detik, sehingga jika pengambilan air jauh dari lokasi tidak akan tertangani secara maksimal.

"Kalau kami mengambil dititik lain bisa menghambat kami dalam penanggulangan," katanya.***

Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Ekpos, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.
©2014 Ekpos All right reserved   Developed by javwebnet