Kadishub Jabar Jadi Penjabat Walikota Cirebon

  • 37 views
  • 0 comments

BANDUNG, Ekpos.Com-- - Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan alias Aher, meminta agar Dedi yang baru saja dilantik menjadi Penjabat Walikota Cirebon, untuk segera menjalankan tugas dan fungsinya dan segera berkoordinasi dengan berbagai pihak.

Dedi Taufik yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat ini, mengemban tugas untuk menjadi penjabat Walikota Cirebon menggantikan posisi  Nasrudin Azis, yang habis masa jabatannya dan sedang mengikuti Pilkada Kota Cirebon.

"Kami meminta Dedi Taufik segera bertugas dan melakukan koordinasi dengan berbagai pihak. Baik secara internal dengan seluruh jajaran ASN, maupun semua stakeholder, baik itu Polres, Dandim, KPU, Panwaslu, dan masyarakat umum," ujar gubernur usai melantik Dedi menjadi Penjabat Walikota Cirebon, di Gedung Sate, Bandung, Senin (16/4/2018).

Aher pun berharap agar Dedi Taufik menjalankan tugas - tugas Wali Kota Cirebon dan meneruskan program pembangunan walikota terdahulu serfta mengontrol penggunaan APBD Kota Cirebon.

“Laksanakan tugas baru ini sebaik mungkin, teruskan program pembangunan dan senantiasa mengontrol APBD Kota Cirebon, Ungkapnya.

Penjabat Wali Kota Cirebon, Dedi Taufik, mengatakan bahwa, dirinya siap mengemban tugas barunya sebagai penjabat Walikota Cirebon, termasuk melanjutkan program kerja walikota terdahulu. Namun untuk saat ini ia terkonsentrasi  meningkatkan partisipasi Pilkada Kota Cirebon, dengan menyelesaikan dan mengejar perekaman KTP elektronik (KTP-el) warga Kota Cirebon yang belum memiliki KTP-elektronik .

"Dari data yang saya terima ada sekitar 16 ribu warga yang belum mempunyai KTP Elenktronik. Untuk dapat menyelesaikan itu semua perlu 'jemput bola' layanan perekaman KTP-el,” ujarnya ketika ditemui di Gedung Sate, Senin (16/4/2018).

Dijelaskanya, Disdukcapil akan melakukan perekaman KTP-el di beberapa tempat di Kota Cirebon, semisal pasar, mall, dan sekolah. Disdukcapil Kota Cirebon juga akan memberikan pelayanan di dekat masjid saat sesudah salat subuh dan salat Jumat.

“Warga yang berusia 17 tahun pada 27 Juni 2018, mereka punya hak pilih. Ada sekira 5000 warga (yang berusia 17 pada Juni 2018), kami lakukan di sekolah, pasar, mall, dan masjid," ujarnya seraya menegaskan,  perekaman KTP-el bisa diselesaikan sepenuhnya menjelang Pilkada 2018 dilaksanakan pada 27 Juni 2018. Ganefa

Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Ekpos, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.
©2014 Ekpos All right reserved   Developed by javwebnet