Kadisdik Jabar: Siswa Terbaik akan Wakili Jabar ke FLS2N Nasional

  • 0 comments

BANDUNG, Ekpos.Com-- - Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jabar, Dewi Sartika meyakini, seluruh peserta merupakan siswa unggulan dan terbaik yang mewakili sekolahnya masing-masing.

Hal tersebut diungkapakan Kadisdik saat membuka Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) Tingkat Provinsi Jawa Barat (Jabar) Tahun 2019 yang diinisiasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), di Grand Hotel Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Senin (12/8/2019).

Kegiatan yang berlangsung pada 12 - 16 Agustus 2019 tersebut, diikuti sebanyak 567 siswa sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) dengan menggelar 10 mata lomba. Kesepuluh mata lomba tersebut yakni lomba menyanyi tunggal, gambar bercerita, seni tari, pantomim, dan kriya anyam untuk jenjang SD. Sedangkan jenjang SMP, yaitu festival kreativitas tari, festival musik tradisional, gitar duet, menyanyi solo, dan desain poster. 

“Mereka adalah anak-anak luar biasa dan harus kita apresiasi. Ada 4,5 juta siswa SD serta 1,7 juta siswa SMP di Jabar dan jumlah tersebut diwakili oleh anak-anak yang ada di sini. Nantinya,  peraih juara 1 akan mewakili Jabar di tingkat nasional yang akan dilaksanakan di Provinsi Banten pada 15 - 21 September 2019,” ujarnya.

Apresiasi tersebut tak hanya ia berikan kepada para peserta saja, namun ia pun mengapresiasi para guru, pembimbing, dan pelatih yang selalu mendorong kemampuan siswa.  Kadisdik pun memberi semangat kepada seluruh peserta yang megikuti ajang yang .

“Pelatih dan pembimbing telah menghadirkan anak-anak hebat yang ada di ruangan ini. Kuncinya memang harus giat berlatih, untuk meningkatkan kompetensi dan siap berkompetisi. Semua harus tampil maksimal dan menunjukkan kerja kerasnya agar bisa jadi juara dan mewakili Jabar di tingkat nasional,” imbaunya. 

Sementara itu, Ketua Panitia FLS2N, Budi yang juga menjabat Kasi Kesejahteraan Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan Disdik Jabar itu mengatakan, ajang FLS2N ini bertujuan memotivasi peserta didik guna menggali serta melestarikan seni dan budaya. Selain itu, juga untuk mengembangkan dan membina apresiasi seni dan sastra, khususnya terhadap nilai-nlai tradisi yang berakar pada budaya.

“Diharapkan, siswa mampu mengembangkan ekspresi seni sesuai norma, budi pekerti, dan karakter peserta didik yang berbasis budaya bangsa,” pungkasnya.***

Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Ekpos, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.
©2014 Ekpos All right reserved   Developed by javwebnet