Kadisdik Jabar Sesalkan Insiden Perusakan SMAN 10 Bandung

  • 0 comments

BANDUNG, Ekpos.Com---Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jawa Barat (Jabar), Dewi Sartika menyesalkan adanya insiden perusakan SMAN 10 Bandung yang diduga berawal dari perselisihan antarsiswa dalam kompetisi sepakbola yang berlangsung belum lama ini.

Kadisdik menegaskan, harus ada pengawasan terhadap siswa untuk mencegah kejadian serupa, baik dari pihak sekolah maupun orang tua siswa.

"Harus ada guru yang mendampingi dan stand by saat siswa sedang bertanding. Selain itu, sebaiknya ada pengawasan dari orang tua juga karena ini kejadiannya malam hari. Orang tua pasti lebih bisa memantau keberadaan anak daripada pihak sekolah," ungkap Kadisdik saat ditemui di SMAN 1 Bandung, Jln. Ir. H. Juanda No. 93, Kota Bandung, Rabu (30/10/2019).

Berangkat dari perusakan tersebut, lanjut Kadisdik, baiknya sekolah meningkatkan pengawasan di lingkungan sekolah dengan memasang CCTV.

"Sehingga kita bisa memantau dan bisa tahu, apakah perusakan ini dilakukan oleh siswa atau bukan," imbaunya.

Kadisdik pun belum bisa memastikan apakah pelaku perusakan itu benar sekumpulan siswa atau bukan. Namun, Kadisdik mengimbau seluruh siswa agar tak mudah terprovokasi oleh permasalahan seperti ini. "Belum bisa dipastikan, nanti saya koordinasi ke Kapolres," tutupnya.***

 

Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Ekpos, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.
©2014 Ekpos All right reserved   Developed by javwebnet