Kadis DPMD: Akan Kerahkan CEO dan Patriot Untuk Dongkrak Kinerja BUMDes

  • 0 comments

NGAMPRAH, Ekpos.Com--- Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Jawa Barat, Dedi Sopandi, menyatakan dari jumlah total 5.312 desa se-Jawa Barat, masih ada 78 desa yang masih tertinggal. Sementara untuk desa yang sudah mandiri baru ada sebanyak 37 desa, 96 desa maju dan sisanya sekitar 3.800 desa berkembang.

Dengan situasi tersebut, pihaknya ingin meningkatkan desa tertinggal dan berkembang itu ke arah mandiri sebagai prioritas kinerjanya. Sebab, dari 37 desa mandiri sekitar 14 1 persennya belum memiliki BUMDes. Sedangkan 16 persen masih proses pembentukan, dan 60 persen sudah terbentuk.

"Masih banyak BUMDes-nya yang pemasaran rata-rata 75 persen produk lokal desa dan 25 persennya antarkota. Selain itu, dari 60 persen yang sudah terbentuk BUMDes-nya yang aktif hanya 40 persen. Jadi perlu dibangkitkan kembali BUMDes," katanya di Lembang, Rabu (1/5/2019).

Selain meningkatkan BUMDes, DPMD Jabar pun berencana menurunkan para patriot desa dan CEO BUMDes. Untukl para patriot ini berlatarbelakang mahasiswa fresh graduate, untuk disebar ke desa-desa yang belum memiliki BUMDes.  Sebelumnya masih terganjal di perizinan tapi sekarang sudah dan siap untuk diperkenalkan.

"Sudah kami turunkan pula CEO BUMDes, sekaligus menampilkan produk-produk dan mobil siaga desa yang memiliki empat fungsi, seperti panggung, layar bioskop, perpustakaan, hingga mengangkut barang hasil pertanian desa. Selain itu akan menurunkan patriot desa sudah ada 2657 orang yang mendaftar. Mereka akan mempelajari teknik manajemen," katanya.

Dia pun mencontohkan Desa Cibuntu yang ada di Kabupaten Kuningan. Desa ini telah berhasil dengan homestay atau penginapannya, hingga terkenal di dalam negeri maupun luar negeri.

" Manajemen Cibuntu itu memang bagus sehingga wajar bila berhasil. Dengan akses internet, maka terjual semua kamar, dan membuat masyarakat pun penasaran dengan Cibuntu itu seperti apa. Jadi, saya berharap, semua desa bisa menirukan seperti Desa Cibuntu," ujarnya.***

Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Ekpos, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.
©2014 Ekpos All right reserved   Developed by javwebnet