Istri Eks Kalapas Sukamiskin Mengaku Kaget Mendapat Mobil Triton Dari Fahmi Darmansyah

  • 0 comments
Istri Eks Kalapas Sukamiskin Mengaku Kaget Mendapat Mobil Triton Dari Fahmi Darmansyah

BANDUNG, Ekpos

Istri eks Kalapas Sukamiskin Wahid Husen, Dian Anggraeni dihadirkan sebagai saksi dalam kasus suap fasilitas mewah dan penyalahgunaan izin keluar Lapas Sukamiskin di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Bandung, Rabu (2/1).

Dian yang bersaksi untuk suaminya dicecar pertanyaan soal hadiah mobil Mitsubishi Triton dari Fahmi Darmawansyah, napi Lapas Sukamiskin yang juga terdakwa dalam kasus itu.

"Iya mobil itu dikirim ke rumah di Bojongsoang Kabupaten Bandung, malam hari.

‎ Saya sempat bingung, kaget juga kok mobil sebagus ini diberikan ke suami saya. Tapi karena waktu itu sudah malam, saya belum sempat tanyakan ke suami saya," ujar Dian dalam persidangan.

Menurut Dian, selama mendampingi Wahid Husen, belum pernah ada yang memberikan mobil bagus yang harganya berkisar Rp 400 juta ini.

"Kaget juga, karena sebelumnya belum pernah dapat mobil. Saat itu saya sempat ingin bilang ke suami untuk mengembalikan saja mobil tersebut," ujar dia.

Ia mengakui mobil itu sendiri belum sempat digunakan baik oleh Dian maupun suaminya. Keesokan harinya, tim KPK menangkap tangan suaminya karena tuduhan menerima suap atau gratifikasi.

"Tapi besok paginya, belum sempat saya cerita ke suami, keburu ada tim dari KPK yang menyita mobil tersebut. Jadi mobil belum dipakai," katanya.

Anggota majelis hakim yang memimpin jalannya persidangan, Marsidin Nawawi sempat menanyakan soal peran istri yang suaminya sebagai pejabat negara menerima gratifikasi.

"‎Saya tahu itu tidak boleh," ujar Dian.

Marsidin kembali bertanya apakah Dian sebagai istri pernah mencegah untuk tidak menerima gratifikasi. Karena faktanya, Wahid menerima gratifikasi dari sejumlah narapidana Lapas Sukamiskin.

"Pernah, dari awal saya sudah bilang jangan terima. Tapi tidak didengarkan," ujar dia.

Dian mengatakan ia memiliki mobil lebih dari satu. Salah satunya, Mitsubishi Pajero yang ia cicil setelah sebelumnya menjual Toyota Innova. Kemudian sedan Chevrolet, yang ia beli setelah menjual mobil merek Karimun.

"Tapi semuanya disita KPK karena dicurigai didapat dari hasil gratifikasi. Jadi sekarang belum ada mobil," ujarnya.

Mobil Pajero sendiri didapat pada Juni, atau tiga bulan setelah suaminya menjabat Kalapas Sukamiskin. ‎Namun, ia membantah itu didapat dari hasil gratifikasi.

"Bukan, itu saya cicil. Uang mukanya dari menjual Toyota Innova," tandasnya. [lanie]





 

Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Ekpos, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.
©2014 Ekpos All right reserved   Developed by javwebnet