Indonesia Menari 2018 Kembali Digelar di Kota Bandung dan Kota Lainnya

  • 36 views
  • 0 comments

BANDUNG, Ekpos.Com--- Bakti Budaya Djarum Foundation kembali akan menggelar Indonesia Menari 2018 di Kota Bandung. Acara yang memadukan tarian tradisional dan modern tersebut akan digelar serempak pada 11 November 2018 di empat kota Indonesia, yaitu di Grand Indonesia Jakarta, 23 Paskal Bandung, Mall The Park Solo, dan Taman Indonesia Kaya Semarang.

Gelaran acara tersebut menurut penyelenggara bertujuan, mendekatkan masyarakat Indonesia dengan tarian tradisional yang dikemas secara modern. Tak heran kalau acara yang saat ini merupakan kali ke-7 ini ingin lebih menunjukan kesiapannya. Untuk itu, menjelang hadirnya perhelatan Indonesia Menari 2018, ‎sebanyak 21 penari memeriahkan kegiatan Car Free Day (CFD) di Dago, Kota Bandung, Minggu (14/10/2018).

Menurut Renitasari Adrian, Program Director Bakti Budaya Djarum Foundation, kegiatan ini sudah rutin digelar sejak 2012. Dan untuk tahun ini Renita menargetkan sekitar 4.500 peserta dapat berpartisipasi. Dia berharap peserta, terdiri dari perorangan, berbagai komunitas generasi muda, sanggar tari, komunitas pecinta tari, sekolah dan universitas di Indonesia, akan bersama-sama menari dan menunjukkan kemampuan mereka untuk memperebutkan total hadiah Rp 300 juta.

”Tahun lalu acara ini digelar serempak di tiga kota. Ada banyak permintaan dari para pecinta seni untuk menyelenggarakan Indonesia Menari di daerah. Ini merupakan suatu penghargaan bagi kami, karena ternyata apa yang sudah kami Iakukan di Jakarta juga menarik minat teman-teman dari daerah lain," kata Renitasari, di lokasi area CFD.

Di tahun ketujuh penyelenggaraan Indonesia Menari ini, ‎kata dia, penyelenggara menambah satu kota lagi yaitu Semarang. Tepatnya di Taman Indonesia Kaya yang baru saja diresmikan pada 10 Oktober ini.

"Kami harap Indonesia Menari 2018, semakin banyak menginspirasi masyarakat, khususnya generasi muda untuk mencintai ragam musik dan tarian daerah,” ujar‎nya.

Bagi masyarakat yang ingin ikut keseruan ajang ini, pendaftaran Indonesia Menari 2018 telah dibuka sejak 25 September 2018 di website www.indonesiakaya.com hingga 26 Oktober 2018, atau hingga target kuota terpenuhi tanpa dipungut biaya. Peserta bisa perorangan atau komunitas minimal 5 orang dan maksimal 7 orang dengan menggunakan kostum bertema etnik moderen.

"Tidak ada rentang umur bagi peserta, selama masih bisa mengikuti koreografi Indonesia Menari 2018 dengan sempurna. Namun, bagi peserta anak-anak wajib ditemani oleh pendamping. Kostum nya bertema etnik modern yang memberikan kebebasan bagi para peserta untuk menggunakan kreatifitas masing-masing selama tidak akan mengganggu peserta lainnya,”ungkapnya.

Sedangkan untuk koreografer tahun ini digarap oleh Ufa Sofura yang telah menggeluti dunia tari sejak usia 17 tahun.‎ Konsep tarian kali ini dilangsungkan dengan bentuk tarian massal yang menggabungkan beberapa gerakan tari tradisional nusantara dan tarian moderen dengan durasi 4 menit. Sementara aransemen musiknya digarap Pongky Prasetyo yang menggabungkan lagu daerah dari Riau (Soleram), Kalimantan Selatan (Ampar-Ampar Pisang), Jawa Tengah (Cublak-Cublak Suweng), dan Papua (Yamko Rambe Yamko). ***

Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Ekpos, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.
©2014 Ekpos All right reserved   Developed by javwebnet