Imigrasi Palu Deportasi 20 Orang Asing dan Gagalkan 6 TKI Nonprosedural

  • 105 views
  • 0 comments

SULTENG---Tercatat dari tahun 2017 hingga memasuki 2018, di Kantor Imigrasi Kelas I Palu, sebanyak 20 orang asing yang masuk diwilayah hukum Imigrasi kelas I Palu telah dideportasi. Sementara ditahun ini, ada 6 orang TKI Nonprosedural atau ilegal di batalkan. Hal tersebut diungkapkan Kepala Kantor Imigrasi kelas I Palu, Suparman, SH MH saat ditemui di kantornya, Kamis (1/3/2018). 

"Selama kurun waktu 2017-2018 awal, kami telah mendeportasi 20 ortangt asing. Sementara untuk awal tahun 2018, kami membatalkan 6 orang TKI illegal karena kekurangan persyaratan.  TKI itu direkrut dari daerah lain dan rencananya akan mengurus paspor di imigrasi palu. Terus tempat tujuan juga tidak jelas. Karena itu kita tidak berikan paspor dan kami tolak. "Jelasnya.

Menurutnya, langkah yang telah di tempuh pihak imigrasi Palu, sudah sejalan dengan program nasional. Dengan memperketat pengurusan paspor bukan berarti mempersulit pengurusannya akan tetapi sebagai langkah pencegahan TKI Nonprosedural.

" Hal ini juga dilaksanakan untuk semua kantor imigrasi berkaitan dengan langkah langkah penanganan TKI Nonprosedural. Baik di dalam pemberkasan untuk mendapatkan paspor, maupun tempat pemeriksaan imigrasi. Pencegahan lainya dengan melakukan kerjasama dengan pihak terkait. Misalnya, pihak imigrasi sudah menandatangani Nota Kesepahaman atau Memorandum Of Understanding (MOU) bersama BNP2TKI Disnaker dan Polda Sulteng. " Ungkapnya.

Sementara untuk masyarakat yang berniat menjadi TKI, Suparman menyarankan sebaiknya mengikuti prosedur yang telah ditetapkan. " Saya menghimbau kepada masyarakat baik masyarakat yang akan menjadi TKI sebaiknya mengikuti prosedur yang benar. Silakan mendaftar di BNP2TKI atau di Disnaker, dari sana nanti akan diberikan rekomendasi untuk membuat paspor. Sebab tanpa rekomendasi pihak terkait tidak akan kami layani. " Tegasnya.Ganefa/ Rahmad Nur

Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Ekpos, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.
©2014 Ekpos All right reserved   Developed by javwebnet