IKA UIN Bandung Bangun Komunikasi Dengan Wamenag

  • 0 comments

 

Jakarta, Ekpos.com

Untuk menjalankan semua program kerja  yang sudah diagendakan, Ikatan Alumni (IKA) UIN SGD Bandung terus membangun komunikasi dengan instansi terkait, salah satunya menyambangi Wakil Menteri Agama RI,Zainut  Tauhid Sa’adi di Jakarta, Senin (24/02/2020). Rombongan pengurus IKA UIN SGD dipimpin Ketua Umum Reni Marlinawati, Wakil Ketum Tedi Priatna, Sekjen Setia Gumelar, Dindin Jamaludin dan lainnya.

Reni menjelaskan kunjungan  ke Wamenag dalam rangka menjalankan program kepegurusan untuk membantu mempersiapkan para adik-adik alumni ketika lulus dari kuliah. “Komunikasi kami bangun dengan berbagai pihak seperti pemerintah daerah dan lembaga lembaga,” Ujarnya.

Menurutnya, salah satu peran alumni ke depan adalah memajukan almamater, dengan berbagai potensi lulusan UIN SGD yang berasal dari berbagai daerah. Mereka akan dihimpun dan didistribusikan agar dapat menghasilkan lulusan yang lebih baik.

Dalam pertemuan tersebut, membahas berbagai hal strategis salah satunya Wamenag menyinggung Rumah Moderasi  sebagai salah satu program utama Kementerian Agama adalah memperkuat pemahaman moderasi beragama.

 “Alhamdulillah UIN Bandung selangkah lebih maju dan memiliki rumah moderasinya. Tinggal mengisi rumah yang belum ada perangkatnya dan menjadikan rumah sebagai pusat kajian, pengembangan nilai nilai Wasatiah yang Rahmatan Lil Alamin,” kata Wamen saat menerima pengurus Ikatan Alumni Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung.

Wamenag mengatakan sejumlah Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) sudah mendirikan rumah moderasi.Seraya  meminta agar sarana itu bisa diisi dengan beragam kegiatan yang memperkuat program moderasi beragama.

Lebih jauh  Wamen mengungkapkan , rumah moderasi bisa menjadi titik awal penguatan pemahaman wasathiyah di kampus. Apalagi, moderasi beragama sudah masuk dalam renstra pembangunan nasional. Sehingga, program ini bisa disinergikan secara lintas kementerian dan lembaga negara.(rls/Rangga)

 

Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Ekpos, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.
©2014 Ekpos All right reserved   Developed by javwebnet