Hasil Rapid Tes Menentukan Perpanjangan Belajar dan Kerja di Rumah

  • 0 comments

BANDUNG, Ekpos.Com--- Gubernur Jabar Ridwan mengatakan, rapid tes atau pemeriksaan secara masif tidak dilakukan pada semua orang, jadi hanya akan dilakukan berikan kepada warga yang memiliki tingkat potensi keterpaparan yang tinggi.

Hasil tes hati inilah (25/3/2020) yang akan menentukan apakah belajar atau bekerja dari rumah di Jabar akan diperpanjang atau tidaknya.

"Kami berharap dengan hasil tes ini yang berdasarkan undangan dan analisa itu akan menghasilkan peta persebaran yang terukur di hari Jumat atau Sabtu," ujar Ridwan Kamil di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Selasa (25/3/2020) sore.

"Sehingga hasilnya kita bisa mengambil keputusan apakah bekerja atau bersekolah di rumah dilanjutkan satu Minggu atau bisa kembali lagi ke sekolah dan bekerja dengan berjaga jarak," ujarnya.

Untuk pemeriksaan tersebut, gubernur membagi warga ke dalam tiga kategori A, B dan C. Kategori A merupakan orang yang berstatus PDP atau OPD beserta lingkaran keluarga, pertemanan dan para perawat pasien.

Sementara untuk kategori B adalah orang-orang yang memiliki interaksi sosial yang masif seperti wartawan, petugas transportasi, para ulama, pejabat publik, pedagang pasar dan yang lainnya. Sedangkan kategori C, bagi mereka yang bergejala apapun penyakitnya yang gejalanya mirip dengan yang diakibatkan virus corona atau Covid-19.

Untuk rapid tes ini, Pemprov Jabar telah menyiapkan 20 ribu tes kit dengan memprioritaskan kategori A terlebih dahulu.

"Kami berharap hasil rapid tes ini bisa didapatkan dengan hasil yang nyata dan transparan," ungkapnya.

Kepala Dinas Kesehatan Jabar Berli Hamdani mengatakan, pemeriksaan door to door tetap dilaksanakan, sementara  pelaksanaan drive thru akan ditunda selama satu hari.

"Door to door dan pemeriksaan di fasilitas layanan kesehatan tetap dilaksanakan, yang drive thru diundur karena masih diperlukan pendaftaran. Bagi masyarakat khususnya di kategori A bisa mendaftar lewat aplikasi Pikobar," kata Berli.

Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Ekpos, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.
©2014 Ekpos All right reserved   Developed by javwebnet