Gunakan Kantong Plastik Berbayar di Kota Bandung kenapa Tidak?

  • 26 views
  • 0 comments

BANDUNG, Ekpos.Com---Meski mandat dari pemerintah pusat sudah turun, terkait kebijakan penggunaan kantong plastik berbayar, namun Pemkot Bandung hingga saat ini masih terus mengkaji. Padahal sebelumnya kebijakan tersebut pernah diterapkan di Kota Bandung dan hasilnya dapat menekan sampah plastik.

Kadis Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Bandung Salman Fauzi mengatakan, wacana diberlakukannya kantong pelastik berbayar di Kota Bandung memang sempat diberlakukan. Program tersebut merupakan kebijakan pemerintah pusat.

"Ternyata kebijakan itu mampu menurunkan sampah plastik. Namun sempat terhenti kembali karena menunggu kebijakan lanjutan dari pemerintah pusat. Saat ini pemerintah pusat sudah mengeluarkan mandat pemerintah kota dan kabupaten bisa mengambil kebijakan tersendiri terkait kantong plastik. Dari situ kita berpikir apakah akan meneruskan program kantong plastik berbayar atau sekalian kita larang saja pusat-pusat perbelanjaan seperti mal dan toko modern," katanya.

Saat ini wacana tersebut akan dicoba untuk direalisasikan dengan melakukan evaluasi dan kajian bersama sejumlah pihak terkait. Dikatakan Salman, rencananya dalam waktu dekat pihaknya menggelar pertemuan dengan sejumlah asosiasi pedagang sebelum akhirnya wacana tersebut direalisasikan.

"Ini baru wacana, belum ada Perwal atau Perda yang mengaturnya, ternyata sudah menyebar di media sosial. Ya sudah, sekalian saja kita lihat respons warga apakah setuju atau tidak," ujarnya.***

Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Ekpos, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.
©2014 Ekpos All right reserved   Developed by javwebnet