Ema: ASN Terpapar Memungkinkan Akan Bertambah

  • 0 comments

BANDUNG, Ekpos.Com--- Dalam sepekan terakhir kasus orang terpapar covid-19 terus bertambah. Hal itu terjadi setelah Dinas Kesehatan Kota (DKK) Bandung secara maraton melakukan swab test terhadap 2.631 dari target 3.100 pegawai dan aparatur sipil negara (ASN) di Kota Bandung. Dari 2.631 itu, 189 orang dinyatakan positif virus Covid-19. Jadi dalam beberapa hari terakhir ini terjadi penambahan 72 orang.

"Jadi 189 ini bukan ancaman dan kita sudah kendalikan. Keluarganya juga kita lacak, bahkan kemarin dia kontak erat dengan siapa kita cari," ungkap Sekertaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna, di Balai Kota Bandung, Jumat (11/9/2020).

Ia mengatakan, saat ini dari ratusan pegawai dan ASN di lingkungan Pemkot Bandung yang dinyatakan positif masih belum dipetakan secara rinci, mana saja yang ber KTP Kota Bandung dan luar Bandung. Dengan demikian jumlah warga asli Kota Bandung masih belum diketahui.

"Nah, ini dibagi dua apakah ini penduduk Bandung. Artinya kalau dia di Bandung datanya masuk ke Bandung, kalau dia bukan Bandung datanya masuk ke daerah yang bersangkutan tinggal, tapi kalau kasusnya betul di Kota Bandung," kata Ema,

Bahkan menurut Ema, dirinya memperkirakan kasus orang terpapar akan bertambah karena swab test masih terus dilakukan DKK Kota Bandung. Jadi menurutnya, data tersebut belum dapat dianggap selesai dan bisa saja jumlah pasien positifnya terus bertambah.

"Masih ada kemungkinan penambahan, jangan kaget dugaan saya bisa ada di angka 2.60 dan 2.80 dan ini terjadi, tapi ini tidak jadi masalah. Artinya kita bisa tahu mapping nya," katanya.

Ema menjelaskan, penanganan pada ratusan pegawai yang dinyatakan positif tersebut sudah dilakukan, seperti meminta melakukan isolasi mandiri dan isolasi di Rumah Sakit rujukan.

"Kalau ASN kita mudah dikendalikan. Jadi, kalau positif mereka langsung isolasi yang OTG bisa isolasi di rumah, tapi kalau di rumah tidak memungkinkan ke RSKIA. Tapi kalau ada gejala kita usul ke rujukan," ujarnya.

Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Ekpos, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.
©2014 Ekpos All right reserved   Developed by javwebnet