Dua Begal Dibekuk Polisi Dua Hari Setelah Aksi

  • 0 comments

BANDUNG, Ekpos.Com--- Kedua pelaku begal berinisial RM (27) serta AI (22), warga Sukajadi Bandung, tak bisa berkutik saat polisi membekuk keduanya di rumahnya, Rabu (22/5/2019).

Mereka dibekuk dua hari setelah melakukan aksi begal terhadap Egi Septian (24) warga Kecamatan Sukajadi, Kota Bandung. Korban dibegal saat hendak menggelar sahur on the road di Jalan Sejahtera pada 20 Mei 2019. Barang berharga dan sepeda motornya dirampas dan pelaku melarikan diri.

Kapolsek Sukajadi Kompol Christiaty Leo Dima membenarkan peristiwa pembegalan yang dilakukan kedua tersangka terhadap korban bernama Egi yang juga warga Sukajadi. Modus yang digunakan tersangka, dengan memepet dan langsung memukuli korban hingga korban tak sadarkan diri. Kemudian kedua pelaku mengambil sepeda motor dan barang berharga milik korban.

"Korban dipepet oleh dua orang yang menggunakan motor jenis matic, kemudian korban dipukul pakai tongkat dan saat korban terjatuh dan motor beserta barang korban lainnya dirampas pelaku," ujarnya di Mapolsek Sukajadi, Kamis (23/5/2019).

Saat sudah sadarkan diri, ia melaporkan peristiwa itu pada Polsek Sukajadi dan langsung ditindak lanjuti. Tim reskim Polsek Sukajadi yang dipimpin Kanit Reskrim AKP Deden A Yani melakukan pencarian terhadap pelaku. Polisi kemudian mendapati informasi jika motor korban didapat di wilayah Sukajadi.

Sejumlah warga sempat melihat dua orang yang menyimpan motor dengan ciri-ciri milik korban. Dari keterangan itu, polisi menyisir kawasan tersebut dan akhirnya bisa membekuk kedua pelaku.

"Mereka merupakan anggota dari kelompok GBR. Kedua orang itu sudah kami tetapkan sebagai tersangka Pasal 365 KUH Pidana tentang pencurian dengan kekerasan. Ancaman pidananya di atas 5 tahun," ujar Deden.

Selain berhasil meringkus dua tersangka petugas mengamankan barang bukti di antaranya 1 unit sepeda motor dengan plat nomor D 6234 AAP yang digunakan pelaku, dan motor milik korban dengan plat nomor D 3245 ST , uang tunai Rp. 2.150.000, ponsel dan dompet korban serta tongkat yang digunakan untuk menganiaya korban.***

Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Ekpos, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.
©2014 Ekpos All right reserved   Developed by javwebnet