Dit Reskrimum Polda Jabar Bongkar Sindikat Penjualan Wanita

  • 162 views
  • 0 comments

BANDUNG, Ekpos.Com--- Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dit Reskrimum) Polda Jabar bongkar sindikat penjualan wanita Indonesia asal Jawa Barat ke Tiongkok. Tiga pelaku berhasil diringkus, satu warga negara asing (WNA) asal Tingkok dan dua orang Warga Negara Indonesia (WNI).

Ketiga orang tersebut yakni GCS salah seorang warga negara asing (WNA) Tiongkok, satu oran perempuan WNI TDD dan satu orang pria anak buah TDD yaitu YH.

"Dari hasil penyelidikan,  tiga orang berhasil kita tangkap dan sudah ditetapkan sebagai tersangka," ujar Kapolda Jabar Irjen Agung Budi Maryoto di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Kamis (26/7/2018).

Dikatakan Kapolda, ketiga orang tersebut memiliki peran masing-masing, sebagai perekrut dan yang bertugas untuk mengirimkan calon korban ke Tiongkok. Sejauh ini sudah belasan korban yang dikirim ke Tiongkok.

"Tersangka yang dari Tiongkok ini memesan kepada tersangka WNI perempuan yang disebut broker. Sedangkan yang satu orang lagi, bertugas untuk merekrut para korban," ucap Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jabar Kombes Umar Surya Fana.


Pertemuan antara GCS dan TDD terjadi melalui media sosial (Medsos), yang awalnya dari perkenalan di Facebook. Akhirnya terjadi komunikasi secara inten dan berlanjut hingga ke aplikasi perpesanan Telegram.  GCS meminta kepada TDD untuk dicarikan perempuan Indonesia yang akan dibawa ke Tiongkok.

"Tersangka WNA Tiongkok yang berperan sebagai broker ketemu dengan broker perempuan di kita (Indonesia). Setelah ada pemesanan, orang kita mulai nyari ke kampung-kampung, terutama di daerah Jawa Barat," kata Umar.

Proses perekrutan dilakukan secara rapi dan tertata. TDD mendatangi langsung ke para orang tua korban. Intinya TTD akan membawa korban ke Tiongkok untuk bekerja. Sebagai gantinya, orang tua korban dijanjikan akan dibayar Rp 10 juta. Sebelum berangkat ke Tiongkok, para korban dibawa terlebih dahulu ke rumah singgah yang berada di apartemen Green Hill, Jakarta. Sementara para tersangka mengurus proses administrasi untuk para korban.

"Dari 18 korban, yang berhasil direkrut tersangka, 12 orang sudah diberangkatkan ke Tingkok sisanya berhasil diselamatkan," kata Umar. ***

Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Ekpos, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.
©2014 Ekpos All right reserved   Developed by javwebnet