Dirman Tega Bantai Ibu Kandung dan Istrinya

  • 104 views
  • 0 comments

BANDUNG, Ekpos.Com---Dirman Jurianto (29) warga Kampung Talun (05/08, Desa Batukarut, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Badung, membantai ibu kandungnya sendiri, Enung Juhariyah (60) dan istrinya Hera (30), menggunakan cangkul dan sabit, di rumahnya, Senin (6/5/2018) sekitar pukul 20.30 wib.

Akibat aksi sadisnya tersebut nyawa Enung melayang, sedang istri tersangka kritis akibat luka-luka yang dialami keduanya. Namun hingga saat ini belum ada keterangan apa yang menjadi penyebab pelaku nekad menghabisi kedua korban.

"Kedua korban dihabisi menggunakan cangkul dan sabit (barang bukti) di rumahnya," kata
Kapolres Bandung, AKBP Indra Hermawan, saat melakukan gelar perkara di Halaman Mapolres Bandung, Jalan Bhayangkara Soreang, Rabu (9/5/2018).

Menurutnya, terungkapnya kasus tersebut berawal dari laporan salah seorang warga ke Mapolsek Pameungpeuk, bahwa ada penganiayaan di rumah tersebut. Mendapatkan laporan anggota Polsek Pamengpeuk bersama warga lainnya datang, untuk menyelamatkan korban.

"Terjadilah negosiasi untuk tidak melakukan penganiayaan kepada ibunya maupun istrinya. Namun setelah proses negosiasi tidak berhasil, anggota polsek dan Reskrim Polres Bandung melumpuhkan tersangka menggunakan alat pemadam kebakaran," jelasnya.  

Setelah berhasil melumpuhkan tersangka, petugas langsung mengevakuasi kedua korban ke Rumah Sakit Al-Islam. Namun nya Enung tidak berhasil diselamatkan tim medis akita mendapatkan tiga kali pukulan cangkul dan dua kali tebasan sabit. Sementara Hera mendapatkan tiga kali pukulan cangkul, namun nyawanya berhasil diselamatkan, meski pun kondisinya hingga swaat ini masih kritis.

"Alat yang digunakan satu buah cangkul dan sabit. Dipukul cangkul tiga kali, terus sabit dua kali dan istrinya di pukul sabit tiga kali ke arah kepala. Ibunya tewas di rumah sakit, sementara Hera kondisinya kritis," ujar Indra.

Hingga saat ini, tersangka masih dalam pemeriksaan polisi termasuk unsur kejiwaannya yang akan dikonsultasikan dengan dokter jiwa.

"Sejauh ini masih kita dalami, dan kami akan berkoordinasi dengan dokter kejiwaan bagaimana kondisi kejiwaan tersangka," pungkasnya.

Atas perbuatannya, Dirman diancam dengan kurungan selama 15 tahun. Dia terbukti melanggar Pasal 351 Ayat 2 dan 3, dan atau Pasal 44 ayat 4 UU 23 tahun 2004 tentang kekerasan dalam rumah tangga. ***

Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Ekpos, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.
©2014 Ekpos All right reserved   Developed by javwebnet