Dinilai Tak Cukup Bukti Polda Jabar Hentikan Kasus Habib Rizieq

  • 105 views
  • 0 comments

BANDUNG, Ekpos.Com--- Dinilai tidak cukup bukti, kasus dugaan penghinaan Pancasila dengan terlapor Habib Rizieq Shihab dihentikan Polda Jabar. Bahkan Polda Jabar sudah mengeluarkan surat perintah penghentian penyidikan perara (SP3) atas kasus itu.

‎"Memang sudah tersangka, namun dalam perkembangannya, pertimbangan dari jaksa, alat bukti itu harus utuh. Sedangkan dalam kasus ini, video (ceramah Rizieq Shihab menghina Pancasila) itu kan dibuat sekian tahun yang lalu. Kemudian diambil pelapor dan diserahkan ke penyidik beberapa tahun kemudian. Sementara  jaksa untuk menyusun rencana tuntutan butuh video utuh," ujar Direktur Ditreskrimum Polda Jabar Kombes, Umar Surya Fana di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta Bandung Senin (8/10).

Sementara tim Pembela Pancasila, kuasa hukum Sukmawati Soekarnoputri yang melaporkan kasus itu ke Polda Jabar, bersikukuh dua alat bukti sudah dikantongi polisi, apalagi Rizieq Shihab sudah ditetapkan tersangka.

"Jika melihat parsial video yang dibawa pelapor itu sekian menit dan tidak utuh. Jadi kalau hanya dari video yang dibawa pelapor itu unsurnya belum terpenuhi. Kita belum tahu ada pembicaraan apa setelah dan sebelum isi ceramah yang dilaporkan itu," ujar dia.

Selain itu, untuk pencarian video utuh itu polisi juga dibatasi waktu. Namun begitu, Umar mempersilahkan  upaya pra peradilan terhadap SP3 yang dikeluarkan Polda Jabar. Apalagi, praperadilan diatur di Kuhap, dan setiap orang yang berperkara pidana punya hak untuk mengajukan pra peradilan.

"Jadi untuk kasus ini, kami ambil keputusan untuk memberikan kepastian hukum kepada para pihak. Termasuk untuk melakukan praperadilan, jika memang kurang puas atau punya bukti baru, atau tidak sepaham dengan hasil penyidikan dan itu diperbolehkan. Kan diatur juga di KUHAP," ujar Umar.

Namujn begitu, Umar memastikan meski ada SP3, tidak serta merta kasus itu dihentikan total kelanjutannya. Namun kasus itu bisa dibuka kembali dikemudian hari jika alat bukti mencukupi.

Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Ekpos, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.
©2014 Ekpos All right reserved   Developed by javwebnet