Dilanda Kebakaran, Madrasah Mifathussudur Dapat Bantuan dari Partai dan Elemen Masyarakat

  • 0 comments

GARUT, Ekpos.Com - Musibah kebakaran yang menimpa bangunan Madrasah Miftahussudur di Kampung Karapiak, Desa Mekarsari, Kecamatan Selaawi, Kabupaten Garut beberapa waktu lalu mendapat perhatian berbagai pihak.

Sejumlah elemen pun mulai dari tokoh masyarakat, unsur Forkopimcam, dinas sosial, organisasi kepemudaan hingga anggota DPRD Garut turut berpartisipasi memberikan bantuan kepada korban musibah kebakaran, baik berupa uang tunai, material bangunan, maupun sembako guna meringankan beban korban kebakaran. 

Bantuan diantaranya berupa uang tunai sebesar Rp 20 juta yang berasal dari swadaya masyarakat sebagai bentuk kepedulian atas musibah yang terjadi tersebut. Selain itu, bantuan juga diberikan Kepala Puskesmas Selaawi, Kabupaten Garut, Hj. Lia, yang menyumbangkan beberapa Al-quran untuk madrasah Miftahussudur yang habis terbakar.

Tak ketingalan, bantuan juga datang dari anggota DPRD Garut yang juga Ketua DPC PDIP Kabupaten Garut, Yuda Puja Turnawan berupa 20 paket sembako serta tunai Rp 1 juta yang langsung diberikan kepada Ustad Ahmad Gojali selaku Pimpinan Madrasah Miftahussudur.

Camat Selaawi, Ridwan Efendi, menyampaikan terimaksih kepada semua pihak yang telah membantu, karena menurutnya bantuan yang diberikan tersebut sedikitnya bisa meringankan beban korban.   

“Kita bersama unsur tokoh masyarakat dan Forkopimcam meninjau langsung korban kebakaran di Kampung Karapiak bersama DPC PDI-Perjuangan Garut. Atas swadaya masyarakat kita berdonasi kepada korban, dan juga terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu," ujarnya, Sabtu (12/9/2020).

Sementara itu, Ketua DPC PDIP Garut yang juga Ketua Fraksi PDIP di DPRD Garut, Yudha Puja Turnawan, menyampaikan turut prihatin atas musibah kebakaran yang menimpa Madrasah Miftahussudur di Kampung Karapiak, Desa Mekarsari, Kecamatan Selaawi tersebut.

Menurut Yuda, akkhir-akhir ini memang sering terjadi musibah kebakaran yang disebabkan berbagai faktor, salah satunya akibat korsleting listrik. Sesuai dengan komitmen partai, pihaknya pun akan terus bergerak ditengah masyarakat yang membutuhkan uluran tangan.

"Saya mengingatkan agar masayarakat lebih berhati-hati dengan arus pendek listrik, rapihkan kabel-kabel listrik agar tidak terjadi korsleting," ucapnya.

Yudha menuturkan, sebagai bentuk kepedulian, pihaknya memberikan 20 paket sembako dan uang tunai sebesar 1 juta rupiah untuk membantu korban kebakaran ini. Ia pun berharap, bantuan tersebut sedikitnya bisa meringankan beban korban.

"Insya Alloh, kita juga akan turut menyumbang bahan material untuk pembangunan Madrasah tersebut," katanya.

Kepala Desa Mekarsari, Burhanudin, menyampaikan apresiasinya kepad semua pihak yang telah peduli kepada warganya yang mengalami musibah kebakaran, terutama kepada para tokoh masyarakat, unsur Forkopimcam, dan jajaran DPC PDI Perjuangan Kabupaten Garut yang telah ikut membantu korban kebakaran.

"Semoga apa yang semua kita lakukan ini menjadi ladang amal ibadah. Saya berharap tidak terjadi lagi musibah kebakaran ini, jadikan semua ini pelajaran bagi kita semua, ambil hikmahnya. Semoga Alloh melindungi kita semua," katanya. (Adero).

Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Ekpos, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.
©2014 Ekpos All right reserved   Developed by javwebnet