Diduga Konsumsi Narkotika 6 Guru di Cimahi Terancam Sanksi Administrasi

  • 26 views
  • 0 comments

CIMAHI,  Ekpos.Com---Ironis, seharusnya menjadi panutan bagi muridnya, malah terindikasi menggunakan zat narkotika. Inilah yang terjadi di Kota Cimahi, enam orang yang berprofesi sebagai guru melah memberikan contoh yang tidak terpuji. Akibat perbuatannya tersebut, mereka terancam dikenakan sanksi administrasi.

Mereka yang berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) ini diketahui mengkonsumsi barang haram setelah dilakukan tes urine oleh Badan Pengelolaan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia Daerah (BPKSDMD) dan Dinas Pendidikan Kota Cimahi, bekerjasama dengan BNN Kota Cimahi melaksanakan tes urine terhadap 600 guru, pada Senin (17/9/2018).

Tes urine tersebut digelar serentak di seluruh Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri se-Kota Cimahi dengan tujuan untuk mengetahui Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak dalam penggunaan obat terlarang.

Kepala BPKSDMD Kota Cimahi, Harjono menjelaskan, sebetulnya saat pemeriksaan urine awalnya ada 14 guru yang sampelnya samar-samar mengandung zat terlarang.

"Setelah diperiksa ulang ternyata yang diduga positif hanya enam ASN. Dari yang 14 samar itu diuji spesifik muncul ternyata yang delapan itu clear dan enam oramg terindikasi positif," ujarnya saat ditemui di Pemkot Cimahi, Selasa (18/9/2018).

Harjono mengatakan, keenam ASN tersebut hari ini (Selasa) akan menjalani assement oleh BNNK Cimahi dan pihaknya masih menunggu hasil assement tersebut.

"Saya masih menunggu hasil assesment kemungkinan besok. Kalau dari enam guru itu mengkonsumsi obat karena lagi sakit berarti clear," kata Harjono.

Namun, lanjut Hardjono, jika hasil assesment itu membuktikan bahwa keenam ASN tersebut menggunakan obat terlarang, pasti akan diberikan sanksi disiplin ASN. Saksi tersebut sesuai dengan  Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil.***

Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Ekpos, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.
©2014 Ekpos All right reserved   Developed by javwebnet