Dewan Jabar Minta KPAP Tindaklanjuti Temuan 4000an Pelaku Gay Bekasi

  • 79 views
  • 0 comments
Dewan Jabar Minta KPAP Tindaklanjuti Temuan 4000an Pelaku Gay  Bekasi

 Bandung Ekpos

Menindak lanjuti adanya laporan dari Kepolisian Resort Karawang ke KPAD Kabupaten Bekasi terkait adanya temuan 4.000an gay yang terdiri dari remaja dan dewasa yang  berasal dari daerah Kabupaten Bekasi, bukan hanya Gay di Karawang yang bergabung, tetapi juga daerah Cikarang dan Bekasi.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah  Provinsi  Jawa Barat dari daerah Pemilihan Bekasi  yang juga Ketua Komisi I DPRD Jabar H.Syahrir,SE, meminta Komisi Penanggulangan HIV/AIDS Provinsi (KPAP) Jabar menindaklanjuti dan memberikan perhatian atas adanya  temuan ribuan remaja Gay di Kabupaten Bekasi.

Dikatakannya.  “Saya sudah meminta KPA Provinsi Jabar untuk menjadikan perhatian atas temuan ribuan penyimpangan seks remaja di Kabupaten Bekasi,” Ujar  Syahrir,saat diminta tanggapannya oleh wartawan melalui hpnya, Minggu (11/11).

Lebih lanjut disampaikannya, pihaknya  telah meminta KPA Provinsi segera melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten/Kota se Jawa Barat.

“Saya sudah sampaikan kepada KPA Provinsi agar kasus ini menjadi perhatian kita di Jabar dan segera berkoordinasi dengan Pemda-Pemda,” kata Syahrir

Menanggapi temuan tersebut Kepala Sekretariat Komisi Penanggulangan HIV/AIDS Provinsi (KPAP) Jabar, Iman Tedjarachmana, menyatakan Terkait jumlah Gay yang dilansir KPAD Kabupaten Bekasi, KPAP Jabar tidak bisa menilainya. “Kami tidak bisa menilai, karena kami tidak mengetahui metoda perhitungan yang dilakukan KPAD Kabupaten Bekasi serta jejaring mana yang digunakan,” ungkapnya

Sementara hasil pemetaan yang dilakukan pihaknya  melalui jejaring KPAP pada Desember 2017 pada kelompok LSL di Kabupaten Bekasi yang tervalidasi ada 1.770 LSL yang terpetakan di 77 hotspot,” kata Iman.

Menurut Iman, sepanjang pengetahuan KPAP adalah sulit mendata jumlah LSL jika tanpa jaringan. “Mendata kelompok Gay jauh lebih sulit, karena Gay berbeda dan lebih kompleks dari LSL,” tuturnya.@

Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Ekpos, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.
©2014 Ekpos All right reserved   Developed by javwebnet