Bunda Morinaga Solusi Atasi Alergi Pada Anak

  • 70 views
  • 0 comments

JAKARTA, Ekpos.Com--- Pada dasarnya alergi yang diderita anak dapat diatasi, salahsatunya dapat dilakukan oleh Bunda Morinaga, untuk mencegah timbulnya penyakit alergi yang diwarisi orang tuanya. Hal inilah yang mendorong Morinaga dari masa ke masa, secara konsisten melakukan edukasi mengenai alergi. Mulai dari pemahaman, pencegahan dan solusinya, agar Si Kecil yang menderita alergi, bisa tetap tumbuh secara optimal. Sebab, jika alergi tidak dipahami dan dicegah, maka tumbuh kembang Si Kecil akan terhambat karena kegiatan belajar, bermain serta aktifitas stimulasinya terganggu.

Dan jika alergi tidak diatasi, maka penyakit seperti Dermatitis Atopik, gejala awal alergi  kondisinya bisa memburuk. Sehingga, dikemudian hari bisa muncul penyakit alergi lain, seperti asma dan rhinitis alergi. Walaupun Dermatitis Atopik ini tidak dapat disembuhkan, namun dapat dicegah, dengan mengindentifikasi pemicu, dan menghindarinya. Serta, menerapkan perawatan untuk menjaga kelembaban kulit, dengan produk hipoalergenik yang tidak mengandung parfum.

Salah satu brand unggulan PT Kalbe Nutritionals, Morinaga secara berkesinambungan mendukung program tahunan World Allergy Week  melalui berbagai program edukasi. 

“Tahun ini Morinaga kembali mengadakan program Parenting Seminar skala Nasional. Program edukasi tahunan ini, untuk meningkatkan pemahaman bunda akan alergi dan penyakit lainnya, yang terkait dalam rangka World Allergy Week 2018. Sekaligus menggagas pelatihan, dan sumber daya untuk melakukan diagnose dan tindakan pencegahan,” jelas Dewi Angraeni, Senior Brand Manager Kalbe Nutritionals.

World Allergy Week merupakan program tahunan inisiasi World Allergy Organization (WAO), dengan focus topik dunia tahun 2018 ini adalah Dermatitis Atopik atau Eksim. Dermatitis Atopik merupakan penyakit radang kulit yang tidak menular, dan bisa kambuh secara berkala. Tapi juga bisa mencapai titik kronis. Umumnya, episode pertama terjadi sebelum Si Kecil berusia 1 tahun, selanjutnya bisa hilang dan timbul kembali. Prevalensi jenis kulit Dermatitis Atopik pada anak diperkirakan mencapai 10%-20%, sementara pada orang dewasa sekitar 1%-3%.

Penyebab Dermatitis Atopik, masih belum dapat seluruhnya dikenali dengan pasti. Namun 50% penyebabnya, berasal dari faktor eksternal seperti kondisi lingkungan sekitar yang terlalu kering, bahan pencetus iritasi kulit seperti jenis sabun atau deterjen tertentu. Selain itu faktor debu, rumput serta serbuk dari tumbuhan berbunga (pollen). Sementara 50% penyebab lainnya, dicetuskan oleh makanan. Ada 8 makanan utama yang dianggap bisa mencetus alergi, atau yang umumnya dikenal sebagai The Big 8. Makanan tersebut yaitu, susu, telur, ikan , jenis makanan laut tertentu seperti udang, gandum, kacang tanah, kacang kedelai serta kacang pohon seperti,walnut, almond, hazelnut, cashew dan pistachio.

“Susu atau alergen protein susu sapi, menjadi salah satu pencetus paling umum di dunia dengan angka kejadian yang mencapai 2 hingga 7.5%. Yang mana 0.5% terjadi pada Si Kecil, yang masih mendapatkan ASI eksklusif. Salah satu pencegahan alergi terhadap makanan, bisa dilakukan dengan memperkenalkan berbagai jenis makanan sedini mungkin, memberikan ASI secara eksklusif, atau jika bunda tidak dapat memberikan ASI. Selain itu, anak dapat diberikan susu yang telah diformulasikan secara khusus seperti susu dengan protein terhidrolisat parsial,” jelas Prof. Dr. dr. Zakiudin Munasir,Sp.A(K), Guru Besar Bagian Anak Alergi dan Immunologi dari RSCM/FKUI.

Pentingnya isu mengenai alergi yang tidak diatasi dengan baik akibat kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai alergi pada Si Kecil, merupakan salah satu motivasi Morinaga dalam menjalankan seminar edukasi bagi para orang tua. Seminar skala nasional persembahan Kalbe Nutritional ini, akan dijalankan di banyak Rumah Sakit di 5 kota besar di Indonesia, sebagai program edukasi yang akan membahas fakta mengenai alergi, dan penyakit lainnya yang terkait secara cara penanganan dan pencegahannya.

Dalam hal ini, Morinaga memiliki program tetap, yaitu Morinaga Allergy Solution yang merupakan solusi alergi untuk Si Kecil melalui sinergi nutrisi yang tepat. Program tersebut hasil pengembangan PT Kalbe Nutritionals bersama Morinaga Research Centre Jepang. Morinaga Allergy Solution terdiri dari tiga keunggulan, yang pertama adalah solusi nutrisi untuk mencegah alergi dan mengatasi alergi susu sapi. Yang kedua adalah tersedianya produk nutrisi untuk anak dari lahir sampai usia 12 tahun. Dan yang ketiga adalah, sinergi nutrisi yang tepat dan mencakup Brain Care, Body Defense dan Body Growth.

“Menurut hasil survey, terhadap ibu-ibu di Indonesia dengan anak usia antara 1-3 tahun yang alergi susu sapi, 9 dari 10 ibu merasa puas dan merekomendasikan Chil Kid Soya sebagai solusi terbaik alergi. Artinya, Chil Kid Soya sesuai untuk konsumsi Si Kecil yang alergi, dan memiliki nutrisi yang diperkaya, setara dengan kebaikan susu sapi untuk tumbuh kembang Si Kecil,” jelas Dewi Angraeni, Senior Brand Manager Kalbe Nutritionals.

Seiring dengan berjalannya program Bunda Morinaga, berbagai inisiatif lainnya diadakan oleh Morinaga, antara lain dengan melengkapi fitur pada website www.cekalergi.com, melalui konsultasi dengan dokter, di luar fitur lainnya seperti tools untuk mengetahui risiko alergi Si Kecil serta informasi yang tepat mengenai fakta-fakta alergi.

“Banyak sekali pemahaman yang keliru mengenai alergi dan penyakit lainnya yang terkait. Dengan memiliki informasi yang jelas, Bunda akan bisa menangani alergi Si Kecil dan memberikan dukungan yang tepat, agar Si Kecil yang alergi bisa tetap berprestasi. Saya sendiri sebagai konsumen, merasakan banyak manfaat dari berbagai fasilitas yang disediakan oleh Morinaga. Fasilitas tersebut  antara lain seperti website cekalergi.com. yang memudahkan saya menggali informasi mengenai alergi. Putri sulung saya, Anabel, memang alergi terhadap susu sapi,” jelas Astrid Tiar, pengguna Morinaga Chil Kid Soya. Ganefa

Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Ekpos, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.
©2014 Ekpos All right reserved   Developed by javwebnet