Belum Satu Tahun Bebas Oki Kembali Masuk Bui

  • 0 comments

BANDUNG, Ekpos.Com---‎Belum genap satu tahun, Oki keluar dari Rutan Kebonwaru karena kasus pencurian dengan kekerasan (curas),  ia kembali harus berurusan dengan penegak hukum. Ia kembali melakukan aksi curas di Jalan Sulaksana pada Selasa (3/9/2019) dini hari.

Menurut Kapolsek Kiaracondong Kompol Asep Saepudin, dalam aksi kejahatan yang dilakukan tersangka dibantu seorang rekanya, Agus, yang bertindak sebagai joki. Saat itu, Sebelum kejadian, ia bersama Agus berangkat dari Cibiru, Kota Bandung ke kawasan Antapani.

"Saat tiba di depan Kampus BSI, Jalan Sukalasana, Kelurahan Cicaheum, Kecamatan Kiaracondong, pelaku Oki dan Agus, menghampiri dua orang warga yang sedang makan pecel lele, pelaku langsung menodongkan senjata api rakitan pada korban dan langsung marampas hand phone milik korban," ujar Kapo‎lsek, Jumat (6/9/2019).

Dikatakan Kapolsek, modus yang digunakan kedua tersangka sama seperti modus curas lainnya, usai merampas, keduanya melarikan diri, tancap gas menembus gelap dan dinginnya Bandung dini hari.

"Aksinya kali ini diketahui warga yang langsung meneriaki dan mengejarnya. ‎Kebetulan ada polisi yang patroli, keduanya langsung dikejar bahkan sempat diberi tembakan peringatan. Namun mereka tak menggubris, sehingga petugas terpaksa mengambil tindakan tegas terukur di kakinya," ujar Asep.

Dari hasil pendalaman, OKI mengaku senjata api jenis revolver tersebut didapat dari rekan sesama napi saat ia menjalani masa tahanan di rutan Kebonwaru. Ia mengaku membeli seharga Rp 12 juta, setelah ia dan rekannya itu bebas dari penjara.

"Jadi waktu sudah bebas, teman saya nawarin senjata api. Harganya 12 juta, saya bayarnya nyicil itu," kata Oki.

Akibat perbuatanya tersebut, Oki harus meringkuk kembali di sel tahanan Polsek Kiaracondong. Gahkan bukan hanya kasus curas saja. Ia pun menghadapi kasus yang baru karena kepemilikan senjata api rakitan yang digunakan dalam aksinya itu.

Hingga saat ini, selain mengembangkan kasus pencurian disertai kekerasan, polisi juga tengah mengembangkan kasus penjualan senjata api tersebut. Oki dan Agus dijerat pasal 365 KUHP dengan ancaman di atas lima tahun penjara.***

Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Ekpos, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.
©2014 Ekpos All right reserved   Developed by javwebnet