Belum Ada Obat Medis dan Alternatif Penyakit Katarak Selain Dioperasi

  • 76 views
  • 0 comments

TERNATE---Katarak menjadi penyebab kebutaan di Indonesia, yang hingga kini belum ada obatnya baik secara medis maupun pengobatan alternative selain operasi. Hal itulah yang mendorong , Babinsa Koramil 1501-02/Pulau Hiri (Serda Agus Riyadi) bekerjasama dengan Puskesmas Pulau Hiri menggelar sosialisasi katarak, kepada warga masyarakat di Kel. Tafraka Kec. Pulau Hiri Kota Ternate, Selasa (20/2/2018).

“Kami ingin memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai penyakit katarak dan apa penyebabnya. Ini juga sebagai tindaklanjut kegiatan Yayasan Walubi, Kemeskes dan Mabes TNI tentang bhakti sosial operasi katarak diwilayah Maluku Utara,”ujar Serda Agus.

DIjelaskannya, katarak adalah penyakit terdapatnya kekeruhan pada lensa mata. Umumnya disebabkan faktor usia atau degenerative. Penyebab lain dapat terjadi, karena adanya trauma, infeksi mata, sering mengkonsumsi obat golongan steroid ataupun karena penyakit kencing manis (diabetes).

“Sampai saat ini katarak menjadi penyebab kebutaan nomor satu di Indonesia maupun dunia. Gejala katarak berupa penglihatan buram yang berangsur-angsur bertambah berat. Penglihatan seperti ada kabut tipis yang semakin lama semakin tebal, sampai akhirnya penglihatan sangat terganggu hanya bisa lihat bayangan sinar. Bila didiamkan katarak dapat menyebabkan bisa mengakibatkan kebutaan.

Katarak dapat disembuhkan melalui operasi katarak, sampai saat ini belum ada obat medis maupun alternatif yang terbukti menyembuhkan katarak,”paparnya.

Menurut Danramil 02/Pulau Hiri (Kapten Inf A. Chiuda), sosialisasi ini dilaksanakan untuk membekali pemahaman dan informasi kepada masyarakat, agar secara dini mampu mendeteksi gejala katarak serta dampak dan penanganannya.

“Selain untuk memberikan pemahaman tentang penyakit katarak,  juga bertujuan untuk menghimpun masyarakat. Khususnya masyarakat pra sejahtera penderita katarak agar mengikuti operasi katarak secara gratis yang akan dilaksanakan pada 13-14 Maret 2018 di RSAD Ternate,”katanya.

Sementara itu Dandim 1501/Ternate Letkol Inf Abd Razak Rangkuti, S.Sos menyampaikan bahwa Tahun ini direncanakan bulan Maret ini, akan mengadakan opersi katarak gratis bagi 1.000 pasien keluarga pra sejahtera. Untuk itu ia berharap, masyarakat segera mendaftarkan diri lewat Babinsa diwilayah masing-masing.

“Tahun ini kami bekerjasama dengan Yayasan Walubi, Kemenkes dan Mabes TNI akan mengadakan operasi katarak gratis bagi 1000 pasien khususnya masyarakat yang ada di Maluku Utara. Untuk itu, kami himbau kepada masyarakat segera mendaftarkan diri ke Babinsa masing masing di wilayah masing-masing,”tegasnya. Ganefa/JK-1501.

Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Ekpos, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.
©2014 Ekpos All right reserved   Developed by javwebnet