Bazsnas Kota Bandung Bagikan Dana Zakat Profesi Rp1,01 M

  • 78 views
  • 0 comments

BANDUNG---Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bandung bagikan dana zakat, kepada 780 mustahik (Penerima Zakat) senilai Rp 1,01 miliar di Masjid Al Ukhuwah Kota Bandung, Rabu (28/2/2018). Pembagian tersebut dikoordinasikan langsung oleh Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas Kota Bandung, A. Yusuf Abdul Kadir.

Yusuf mengungkapkan, ada empat program yang didanai melalui dana zakat yang dihimpun Baznas Kota Bandung. Keempatnya yaitu program Bandung Cerdas, Bandung Peduli, Bandung Makmur, dan Bandung Takwa. Pada program Bandung Cerdas, Baznas memberikan bantuan pendidikan untuk 23 orang pelajar SMP, 64 orang pelajar SMA, dan 20 orang mahasiswa S1 dengan besaran dana yang beragam sesuai dengan kebutuhan.

“Dana tersebut untuk siswa-siswa yang memiliki tunggakan ke sekolahnya.. Tapi, dana itu langsung kami berikan ke sekolah. Karena pernah suatu waktu kami berikan ke orangnya, ke sekolahnya tidak sampai. Maka kali ini kami langsung sampaikan ke sekolah,” ucap Yusuf.

Zakat juga diberikan untuk bantuan sosial warga miskin sejumlah 303 orang melalui program Bandung Peduli. Besaran dana yang diterima oleh mustahik masing-masing Rp 1 juta. Selain itu, Baznas juga memberikan dana kesehatan bagi yang tidak mampu membayar uang rumah sakit kepada 16 orang. Jumlahnya beragam, mulai dari Rp 750 ribu sampai Rp 4 juta. 

Sementara itu, pada program Bandung Makmur, Baznas memberikan bantuan modal usaha kepada 306 orang sebesar masing-masing Rp 1 juta. Para mustahik itu telah mendapat verifikasi langsung dari tim Baznas.

“Ya kalau Rp 1 juta kan yang tadinya tidak bekerja, bisa dijadikan modal berjualan sehingga bisa lebih menyejahterakan,” katanya.

Dana zakat yang seluruhnya didapat dari penyaluran zakat profesi itu juga digunakan untuk memberikan insentif bagi 10 guru Madrasah Diniyyah Awaliyyah. Ada juga permohonan bantuan sarana dan prasarana fasilitas umum yang didanai melalui zakat.

Yusuf menjelaskan, selain mustahik yang mendapat dana zakat hari ini, masih ada ratusan permohonan dana zakat yang masuk ke kantor Baznas. Namun karena keterbatasan dana yang tersedia, ia terpaksa membaginya ke dalam beberapa termin.

“Kita membuka penerimaan proposal tanggal 1-10 tiap bulan. Tapi baru hari kedua sudah ada 1200 berkas permohonan yang masuk. Maka kami berencana untuk menutup dulu pendaftaran permohonan agar berkas yang masuk bisa kita bantu proses dulu,” terangnya.

Ia juga sedang menyiapkan dana zakat untuk para penyapu jalan dan tim Gober yang setiap tahun memperoleh dana zakat dari pemerintah kota.

"Tahun ini jumlahnya ada 14.000. Nominalnya juga rencananya akan kami naikkan. Mudah-mudahan bisa tercapai,” katanya. Ganefa

Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Ekpos, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.
©2014 Ekpos All right reserved   Developed by javwebnet