Baru 20 Menit Dilantik, Ketua PA Bandung Langsung Buat Gebrakan

  • 0 comments

BANDUNG, Ekpos.Com  --- Baru 20 menit dilantik, Ketua Pengadilan Agama (PA) Bandung yang baru, Drs.H.Syaifuddin, S.H.,M.Hum bergerak cepat melakukan rapat kerja antara Hakim Pengadilan Agama Bandung sebagai bentuk "Pembinaan Hakim Pengadilan Agama Bandung" di ruang serba guna pada Rabu, 29/5/19 di Jl. Terusan Jakarta No.120 Antapani Tengah, Kota Bandung.

Dirinya mengaku telah berkeliling mengontrol Kantor Pengadilan Agama Bandung guna mengevaluasi mengenai hal yang dirasanya kurang baik.  Ia mengatakan datang ke Pengadilan Agama Bandung bukan untuk merubah kebiasaaan disini.

“Saya bukan mau merubah kebiasaan disini,  "Al Muhafadzotu 'ala Qodimis Sholih Wal Akhdu Bil Jadidil Ashlah" namun untuk mempertahankan tradisi lama yang masih efektif, dan mengambil inovasi baru yang lebih baik" Ujar Ketua Pengadilan Agama Bandung

Dirinya menambahkan bahwa ia yakin dan percaya kondisi Pengadilan Agama Bandung saat ini perlu masukan, seperti perlunya perbaikan atau semacamnya. Dalam forum diskusi H. Syaifuddin membebaskan para hakim menyampaikan keluh kesahnya, karena menururnya kebijakan pimpinan adalah buah dari hasil rapat.

"Kebijakan pemimpin itu dibuat dari hasil evaluasi, melalui rapat ini. Pengadilan agama yang terakreditasi A excellent menjadikan segala sesuatunya menjadi contoh bagi pengadilan agama lainnya" ujarnya.

Ia berharap bisa belajar tanpa melihat jabatan yang di emban. Bahkan dirinya mengacu kepada kebiasaan yang hidup di Kantor Pengadilan Agama Bandung sekarang ini.

"Saya berharap kita sama-sama belajar, banyak disini yang lebih senior dan bisa menjadi guru saya. Mungkin kita perlu menelaah peraturan dikantor dapat dirubah atau tetap dilanjutkan. Kita mengacu pada akreditasi A Axcellent ini, kita mencoba membiasakan yg benar, "himbau Ketua Pengadilan Agama Bandung

Baginya 20 menit sudah cukup banyak mendapat masukan. Ia pun berjanji akan membuat segala seuatunya setranparan mungkin.

"Tidak seperti teori primus inter pares. Saya menjadi Ketua Pengadilan Agama Bandung, karena Surat Keputusan (SK) saya jadi pimpinan. Apakah saya lebih bagus dari bapak atau ibu disini? kan tidak. Saya berharap yang sudah bagus kita lanjutkan dan yang kita rasakan tidak bagus akan kita perbaiki" pungkas H. Syaifuddin. (M Isan)

Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Ekpos, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.
©2014 Ekpos All right reserved   Developed by javwebnet