Banyaknya Keluhan Peserta O2SN Panitia Minta Pihak Hotel Bertanggungjawab

  • 235 views
  • 0 comments

BANDUNG, Ekpos.Com---Banyaknya keluhan tidak memuaskannya akomodasi dan konsumsi yang disediakan bagi peserta Olimpiade Olahraga Siwa Nasional (O2SN) tingkat SD dan SMP se Jabar yang tengah dilaksanakan di Bandung, Pembantu Bendahara Pembantu Pengeluaran (BPP) Kegiatan, Ai Karwati tuding pihak hotel yang harus bertanggungjawab. 

“Kegiatan 02SN untuk Akomodasi dan Komsumsi, sepenuhnya yang harus bertanggung jawab adalah pihak hotel. Karena kami sudah menyerahkan DPA kegiatan pada hotel. Jadi sepenuhnya menjadi tanggungjawab pihak Hotel sebagai pihak ke tiga,”tegas Ai atau yang lebih dikenal dengan sebutan Utih kepada Ekpos.Com, Sabtu (14/7/2018). 

Diungkapkan Utih, anggaran per-siswa ( peserta ) 02SN tahun ini sebesar Rp 200,000 perorang, Rp 125.000 untuk hotel dan Rp 75 rb untuk snack. Sedangkan untuk seragam panpel , wasit dan panitia lainnya tidak dianggarkan. Kegiatan 02SN tahun ini, sebagai kegiatan MANDATORI  yang harus dilaksanakan, atas perintah kementerian pendidikan lewat gubernur Jawa Barat. 

“Kami hanya melaksanakan perintah untuk melaksanakan kegiatan ini, dan tidak disertai  anggaran yang memadai. Tahun ini dilaksanakan oleh Gureu Tenaga Kependidikan (GTK)Disdik Provinsi Jabar. Tahun lalu di laksanakan oleh PGRI Provinsi Jawa Barat didanai dari  dana Hibah,”papar Utih. 

Dijelaskan Utih, Anggaran O2SN tingkat SD dan SMP  tahun ini, bersumber dari anggaran subsidi dari kegiatan lain yang ada di disdik. Namun utih  tidak menjelaskan dana subsidi tersebut dari kegiatan mana.  

“GTK  terpaksa melaksanakan kegiatan, karena instruksi kementerian melalui Gubernur. Sehingga terkait anggarannya di luar program yang sudah ada Di GTK,” ungkapnya.  

Seperti diberitakan Ekpos.Com sebelumnya, Kepala Seksi Guru Tenaga Kependidikan  (GTK)  Drs. Aang karyana hanya menjawab singkat “Biarin saja” tidak berani memberikan penjelasan secara rinci, ketika dikonfirmasi terkait banyaknya keluhan dari peserta maupun panitia, terkait akom ini. Farida

 

Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Ekpos, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.
©2014 Ekpos All right reserved   Developed by javwebnet