Bandung Beberesih Program Pertama 100 Hari Kerja Oded dan Yana

  • 47 views
  • 0 comments

BANDUNG, Ekpos.Com--- Untuk meralisasikan visi misi ingin menjadikan Kota Bandung nyaman dihuni, sejahtera warganya, dan menjunjung nilai agamis Walikota Bandung Oded M Danial dan wakilnya Yana Mulyana mengawali program 110 hari kerja dengan “Bandung Beberesih”. Program tersebut mencakup berbagai aspek, baik lingkungan, infrastruktur, birokrasi, jaminan sosial, kerja sama dan Sumber Daya Manusia (SDM). 

“Beberesih Bandung tidak terlepas dari keterlibatan Mang Oded selama ini terhadap isu lingkungan. Salah satunya ketika 13 tahun yang lalu, Kota Bandung mengalami bencana longsor di TPA Leuwi Gajah. Waktu itu Mang Oded turut serta mencari alternatif TPA pengganti Leuwi Gajah,” ujar Wali Kota Bandung, Oded, Kamis (20/9/2018).

Untuk penanggulangan sampah yang kerap menjadi permasalahan di Kota Bandung, Mang Oded akan mengoptimalkan program Kurangi Manfaatkan Pisahkan Sampah (KangPisMan), untuk mendorong perubahan perilaku masyarakat Kota Bandung. Program ini diharapkan dapat menjadi jawaban persoalan persampahan yang dapat menyentuh hingga faktor-faktor yang sifatnya mendasar.

“Kesadaran untuk menanggulangi persoalan persampahan dari hal-hal mendasar harus kita tumbuhkan secara terus menerus, konsisten, konsekuen dan masif. Kesadaran ini yang dapat melahirkan perilaku baru kita terhadap sampah,” katanya. 

Dengan digulirkannya Gerakan KangPisMan Oded berharap, setiap warga memiliki kesadaran untuk menggunakan kembali barang-barang yang masih bisa digunakan. Seperti kertas bekas, botol bekas yang sekiranya masih bisa digunakan ulang maka ditahan terlebih dahulu dan tidak dibuang. 

“Pisahkan sampah berarti warga kota Bandung memiliki kesadaran untuk memisah sampahnya ketika membuang sampah. Di negara-negara yang sudah baik kesadaran pisah sampahnya mereka memisahkan sampah ke dalam 5 jenis bahkan lebih misalnya sampah organik, sampah kertas dan plastik, dan sampah residu di luar kedua kelompok yang pertama,”ungkapnya. 

Sementara Manfaatkan sampah bisa dilakukan misalnya sampah sisa makanan, daun dan ranting dapat diolah dengan biodigester, bata terawang, biopori, takakura, pipa komposter dan sejenisnya. Sampah kertas dan plastik dapat disalurkan melalui bank sampah induk yang dalam perencanaan akan dibuat 1 unit di setiap kecamatan, ataupun melalui program sedekah sampah. Sementara itu sampah lainnya merupakan sampah yang akan diangkut oleh Pemerintah Kota melalui PD Kebersihan menuju TPA. 

“Inisiatif gerakan KangPisMan ini bukanlah yang pertama, sebelumnya para aktivis lingkungan mengenalnya dengan gerakan 3R (Reduce, Reuse & Recycle). Bahkan di dalam skala model sejumlah kawasan di Kota Bandung telah berstatus kawasan bebas sampah, yang pada prinsipnya menerapkan praktek KangPisMan ini,” jelasnya. 

Untuk itu, Mang Oded mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan program KangPisMan ini. Kepada segenap masyarakat, para tokoh-tokoh agama, pengurus tempat ibadah, RT, RW, kantor-kantor/gedung pemerintah dan swasta, komunitas, ormas untuk turut serta mendalami kepedulian bersama. 

“Mari sukseskan dengan cara bergabung menjadi Balad Kang Pisman sebagai bentuk dukungan dan kepedulian menanggulangi masalah lingkungan kita bersama secara fundamental Sehingga Bandung Beresih dapat kita wujudkan,” ajaknya.

Di samping program utama Bandung Beresih, pasangan Mang Oded dan Kang Yana memiliki berbagai program sebagai penjabaran lima misi yang telah disusun selama ini. Adapun program-program tersebut antara lain sebagai berikut ini.

Misi: Membangun Masyarakat yang Humanis, Agamis, Berkualitas dan Berdaya Saing

1. Youth Space atau Pusat Kreativitas Pemuda

2. Pojok Baca di Kelurahan, Kecamatan dan PD

3. Perpusatakaan Alun-alun

4. Pameran Literasi

5. Disiplin Menyerbang “Martial Art Traffic”

6. Pelatihan Tenaga Potong Ayam

7. GESAT (Gerakan Salat Tepat Waktu)

8. Insentif Guru Madrasah

 

Misi: Mewujudkan Tata Kelola Pemerintahan Yang Efektif Efisien Bersih dan Melayani

1. Online LAMPID (Layanan Lahir, Mati, Pindah Datang, Pindah Keluar)

2. Gerai Pelayanan Disdukcapil 4 arah mata angin (MIM, PVJ, CIWALK, BTC)

3. Petugas Registrasi Kelurahan

4. One Day Service Pelayanan Publik

 

Misi: Mewujudkan Bandung Nyaman Melalui Perencanaan Tata Ruang, Pembangunan Infrastruktur Serta Pengendalian Pemanfaatan Ruang yang Berkualitas dan Berwawasan Lingkungan

1. Kampanye Perubahan paradigma Kumpul-Angkut-Buang  menjadi Gerakan #KangPisMan (Kurangi Pisahkan Manfaatkan) #ZeroWasteLifeSyle

2.. Pembangunan Pusat Daur Ulang Di Cicabe

3. Pembuatan Instalasi2 pengolahan sampah skala medium dan TPS2 3R 

4. Perbanyakan unit Bank Sampah Induk & Unit Sedekah Sampah

5. Sidang Tipiring Pembuang Sampah Liar

6. Sosialisasi Ulang Tempat Sampah Di Kendaraan

7. Aplikasi edukasi sampah

8. Konversi Angkot 

9. KIR Drive Thru

10. Pekan Tarif TMB Gope

11. 50 Sekolah Walk To School

12. Penanaman Rumput Ajaib di Sungai

13. Tebar Ikan di Sungai

14. Angkat Sedimen

15. Kolam Retensi

16. Pembangunan Basement Air

 

Misi: Membangun Perekonomian yang Mandiri, Kokoh dan Berkeadilan

1. Peluncuran Puskesos

2. Pembentukan Pilot Koperasi Juara Kelurahan

3. Pembentukan Satgas Rentenir

4. ATM Beras

5. Pembagian 1000 Tanaman Buah-buahan. Ganefa

Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Ekpos, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.
©2014 Ekpos All right reserved   Developed by javwebnet