Bakmie Segag Walau Kesenggol Dijamin Gak Bikin Galau

  • 53 views
  • 0 comments

BANDUNG, Ekpos.Com---Bagi penikmat kuliner khususnya baso, bakmie Senggol gak Galau (Segag) di Jl Terusan Buah Batu 170, bandung, bisa dijadikan referensi. Selain punya ciri khas dari rasa baksonya yang kecil dan empuk, juga mienya berbeda dengan yang lain.

Meskipun baru buka dua bulan yang  lalu, bakmie Segak sudah mempunyai penikmat tersendiri. Karena sebelumnya Tiko Ale (41) sang pemilik, pernah buka di Garut selama 14 tahun bakmie Gajah Mada (GM). Namun dalam dua tahun sempat vakum, hingga akhirnya dua bulan terakhir dia membuka Bakmie Segak. Tak heran kalau pelangganya dari Jakarta, Bandung dan kota-kota lainnya harus berburu ke Garut, sekarang tinggal mampir ke terusan Buahbatu.

“Saya tahu betul bagaimana rasanya dan saya memang sudah menjadi pelanggan tetap, meskipun harus menempuh jarak yang cukup jauh ke Garut. Sayang nya dua tahun terakhir tutup, hingga saya sempet kehilangan. Eh ternyata saya dapat kabar buka lagi di sini meskipun namanya berubah jadi Bakmie Segag. Namun dari segi citarasa tetap sama, ya Alhamdulillah sekarang lebih dekat,”ujar Vony (35) warga Jakarta saat ditemui di lokasi, Selasa (30/7/2018).

Diakui Tiko, selama dua tahun terakhir dia sempet menghentikan bisnis baksonya yang di Garut. Ia sempat hijrah ke Irian selama kurun waktu tersebut untuk berubah haluan bisnis rumah makan, sambil membantu adiknya merintis berjualan bakso.

“Saya mencoba peruntungan untuk bisnis rumah makan, sambil membantu adik merintis jualan mie bakso. Ternyata ia maju pesat, akhirnya saya termotivasi untuk kembali jualan mie bakso dan hijrah ke Bandung. Saya hanya titip ke adik agar jangan merubah resep yang ada,”ujarnya.

Sejak saat itulah tepatnya dua bulan lalu, Tiko kembali merintis usaha bakmie di Kota Bandung. Lambat laun, pelanggan lamanya sudah mulai berdatangan untuk mengenang kenikmatan Bakmie GM yang sekarang berubah nama menjadi Bakmie Segag.

Bagi anda penikmat kuliner, silahkan dicoba, selain mempunyai citarasa tersendiri untuk mie dan baksonya. Juga hidangan the pembukanya, berbeda dengan yang lain. Ia sengaja mengambil teh dari garut untuk kemudian ia olah sendiri. Ganefa

Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Ekpos, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.
©2014 Ekpos All right reserved   Developed by javwebnet