Atasi Stunting Dinkes Bandung Luncurkan Program Beas Bereum

  • 0 comments

BANDUNG, Ekpos.Com--- Dinas Kesehatan Kota Bandung, mengumpulkan seluruh Kepala UPT Puskesmas dan Kepala Sekolah Dasar, SMP, SMA Se-Kota Bandung di Aula Agape RS. Immanuel, Kota Bandung, untuk menyosialisasikan program Beas Bereum (Bekal Anak Bergizi, Enak dan Murah). Kamis (21/3/2019).

Di kesempatan itu, Wakil Walikota Bandung, Yana Mulyana mengungkapkan, program Beas Bereum merupakan upaya Pemkot Bandung mencegah stunting (gizi buruk). Pencegahannya harus dilakukan sejak dini. 

"Kota Bandung masih dihadapkan dengan gizi kronis. Berdasarkan data pemantauan status gizi pada tahun 2017, prevalensi balita stunting masih sebesar 25,8 persen. Banyak efek negatifnya baik jangka pendek maupun jangka panjang," tutur Yana.

Menurut Yana, kondisi Stunting pada balita memiliki risiko lebih tinggi, berlanjut pada usia anak sekolah 6-18 tahun. Sedangkan anak stunting pada usia dewasa memiliki risiko obesitas dan penyakit lainnya. Untuk itu, sosialiasi pencegahan stunting harus gencar, sehingga masyarakat semakin sadar akan bahaya stunting. Salah satu upaya, Pemkot Bandung mengajak siswa-siswi untuk membiasakan bekal makanan dari rumah.

"Sosialisai masalah gizi khususnya pada anak harus gencar. Khususnya kepada orang tua, harus membiasakan menyediakan bekal dari rumah untuk anak-anaknya dengan takaran gizi yang pas," kata bapak dua anak tersebut.

Yana berharap, dengan program Beas Bereum, risiko stunting akan semakin menurun bahkan menghilang di Kota Bandung.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung, Rita Verita mengungkapkan, program Beas Beureum merupakan upaya untuk mencegah stunting di Kota Bandung. Langkah awal yang dilakukanya sebelum program tersebut diluncurkan, diawali dengan mengirimkan surat edaran kepada seluruh sekolah untuk mewajibkan anak-anak untuk membawa bekal. 

"Kami akan mewajibkan anak-anak untuk bekal makanan dari rumah. Jadi pas jam istirahat mereka bisa makan bersama di sekolah," jelasnya.

Rita mengajak kepada seluruh orang tua, untuk memberikan gizi terbaik bagi anak-anaknya termasuk saat anaknya menginjak bangku sekolah.

"Saya mengajak kepada seluruh orang tua, harus lebih memperhatikan gizi anaknya sejak balita. Dan bagi orang tua yang memiliki anak di SD, SMP maupun SMA, sempatkanlah menyediakan bekal makanan dari rumah untuk anaknya. Supaya generasi muda Indonesia semakin sehat dan pintar," ungkapnya.***

 

Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Ekpos, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.
©2014 Ekpos All right reserved   Developed by javwebnet