Atasi Kemacetan Pemkot Bandung Rekayasa 5 Ruas Jalan

  • 56 views
  • 0 comments

BANDUNG, Ekpos.com---Untuk mengurai kemacetan yang selama ini menjadi momok di Kota Bandung, terhitung Senin, 15 Oktober mendatang, Pemkot Bandung melalui Dinas Perhubungan akan menetapkan rekayasa jalan di sejumlah ruas jalan yang sebelumnya sempat diujicobakan.

 “Senin depan akan kita tetapkan adapun hasilnya sepekan ke depan kita akan lakukan evaluasi lagi,” ungkap Kepala Bidang Manajemen Transportasi dan Parkir Dishub Kota Bandung, Asep Kurnia kepada Humas Kota Bandung, Rabu (10/10/2018).

Lima ruas jalan yang akan direkayasa tersebut adalah, Jalan Sentot Ali Basa, Jalan Dr. Rum – Dr. Susilo, Jalan Supadio – Lanud Husein Sastranagara, Jalan Natuna – Jalan Sunda, dan Jalan Setiabudi.

“Untuk tahap awal, baru lima ruas jalan yang kita rekayasa, karena ruas-ruas tersebut direkayasa karena kerap mengalami konflik lalu lintas,”jelas Asep.

Sedangkan untuk jalur Jalan Supadio – Lanud, Dishub akan memasang pembatas jalan di jalur setelah rel kereta menuju Jalan Abdurrahman Saleh. Selain itu, akan ada pemasangan tanda dilarang masuk di jalur pintas menuju Jalan Supadio ke arah Jalan Abdurahman Saleh dan sebaliknya.

“Dengan begitu, pengguna jalan yang akan menuju ke Jalan Supadio dari Jalan Abdurahman Saleh harus mengitari pulau ke arah Jalan Garuda,”ungkapnya.

Sementara itu, di wilayah Pasir Kaliki, ada perubahan laju arus di Jalan Dr. Susilo. Semula, Jalan Dr. Susilo menjadi jalur masuk ke Jalan Pasir Kaliki, kini arus tersebut dibalik menjadi lajur dari arah Jalan Pasir Kaliki. Warga yang akan masuk ke Jalan Pasir Kaliki dari arah Jalan Dr. Susilo harus melalui Jalan Dr. Rum.

Lain halnya dengan jalur di Jalan Natuna – Jalan Sunda. Dishub Kota Bandung akan mengalihkan jalur dari Jalan Natuna ke Jalan Sunda melewati Jalan Kartini. Dishub juga akan memasang pembatas jalan di tikungan Jalan Natuna.

“Tadinya, dari Jalan Natuna itu boleh langsung masuk ke Jalan Sunda, sekarang dari Natuna nggak bisa ke Jalan Sunda. Namun apabila dari hasil evaluasi pemasangan water barier sudah dapat mengurangi tundaan lalu lintas, maka pada ruas jalan Sunda cukup hanya memasang concrete barrier saja,” jelas Asep.

Selain itu, pembatas jalan juga akan ditempatkan di Jalan Sentot Alibasa, jalur sisi timur Lapangan Gasibu, tepatnya pada titik “U-Turn” jalur tersebut. Dengan begitu, warga tidak dapat memutar arah di jalan tersebut, melainkan harus masuk ke Jalan Diponegoro terlebih dahulu.

Perubahan lainnya yaitu di Jalan Setiabudi. Dishub Kota Bandung akan memasang pembatas jalan sepanjang 250 meter. Jalan yang dibatasi mulai dari depan Rumah Mode sampai pertigaan Jalan Karangsari.

“Akan dipasang pembatas mulai dari depan Rumah Mode sampai pertigaan Jalan Karangsari. Dari Jalan Karangsari dilarang belok kanan ke Jalan Setiabudi bawah, hanya belok kiri menuju ke atas,” jelas Asep seraya mengimbau kepada warga, untuk mengantisipasi perubahan arus tersebut dan tetap menjaga ketertiban di jalan raya.***

Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Ekpos, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.
©2014 Ekpos All right reserved   Developed by javwebnet