Api Luluhlantakan Bangunan Empat Lantai di Jalan Dago Asri

  • 0 comments

BANDUNG, Ekpos.Com---Rumah empat lantai milik Bambang yang dikotrak oleh Georgina Devina Putri (23) di Jln. Dago Asri 4 No. 4 Kelurahan Dago Kecamatan Coblong, Kota Bandung, pukul 05.56 WIB, terbakar. Diduga penyebab kebakaran dari api kompor.

Meskipun tidak menelan korban jiwa, namun api meluluhlantakan bangunan rumah di lantai dua hingga lantai empat, dua kendaraan bermotor roda dua ikut terbakar, yaitu satu motor Tiger dan satu motor Astrea Prima.

Informasi dari Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung, laporan kebakaran diterima petugas pukul 05.56 WIB, dari Dedi warga setempat, melalui nomor Emergency Call 133. Pukul 06.00 WIB, petugas sudah berada di lokasi kebakaran.

Diskar PB menurunkan 8 mobil pemadam kebakaran serta 3 unit mobil tangki, 2 mobil reesue, dan 1 mobil komando. Dibantu 1 mobil ambulans PMI Kota Bandung, 1 mobil ambulans Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung, dan 1 mobil ambulans PLN.

Petugas langsung melakukan penyekatan dan pemadaman secara menyeluruh pada objek rumah yang terbakar. Upaya pemadaman didukung oleh petugas dari Polsek Coblong, TNI, aparat Kecamata Coblong, dan Linmas. Api bisa dilokalisir untuk kemudian dipadamkan dan tidak sampai merembet ke bangunan lain. Di sebelah kiri rumah yang terbakar adalah, TK Aulia Bunda, di bagian belakang rumah kos-kosan milik Abdullah, dan di bagian depan toko alat-alas tas sekolah milik Bambang.

Devina menuturkan, kebakaran diduga dari api kompor yang sedang menyala. Saat itu ia menyalakan kompor untuk memasak kentang di dapur yang berada di lantai empat. Namun saat kompor masih menyala, ia turun ke bawah. Sekitar 15 menit kemudian, saat ia kembali ke dapur, terlihat kepulan asap dan kobaran api di atap dapur.

Devina berusaha memadamkan api dengan alat seadanya. Melihat api semakin membesar, ia meminta bantuan warga untuk memadamkan api. Upaya tersebut tak membuahkan hasil karena api tak bisa dikendalikan dan dikhawatirkan merembet ke bangunan lain. Seorang warga berinisiatif melaporkan peristiwa kebakaran tersebut ke Diskar PB Kota Bandung melalui Emergency Call 113.

 

Kepada masyarakat, petigas Diskar PB Kota Bandung mengimbau untuk lebih berhati-hati lagi dan berupaya menghindari bahaya kebakaran. Masyarakat dianjurkan untuk menyediakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR).

“Apabila terjadi kebakaran, masyarakat jangan sungkan untuk menghubungi Eemergency Call 113. Untuk pelayanan pemadam kebakaran tidak dipungut biaya atau gratis,”ujar salah seorang petugas Damkar.***

Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Ekpos, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.
©2014 Ekpos All right reserved   Developed by javwebnet