Anggota Dewan Jabar Ingin Staf Ahli Pribadinya Dibiayai APBD

  • 0 comments
Anggota Dewan Jabar Ingin Staf Ahli Pribadinya Dibiayai  APBD

 Bandung Ekpos.com

Sampai hari ini anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah  (DPRD) Provinsi  Jawa Barat Periode 2019-2024 yang dilantik Senin 2 September Lalu, belum menunjukkan kinerjanya, karena belum terbentuknya Tata Tertib DPRD jabar  yang mengatur prosedur kedewanan di DPRD jabar, saat ini Tatib masih disusun termasuk pembentukkan Alat Kelengkapan Dewan.

Ketua Tim pembentukkan Tata Tertib DPRD provinsi Jawa Barat. Dra. Hj. Tia Fitriani ketika ditemui di ruang kerjanya menyebutkan,  ada sekitar 30 item usulan yang masuk dari 120 wakil rakyat di DPRI Jabar, sejak dibentuknya tim Tatib.

"Semua usulan tersebut intinya mengarah ke kinerja, bagaimana caranya agar kinerja dewan periode 2019-2024 bisa lebih bagus lagi," kata Tia.

Ditambahkannya, usulan sebanyak 30 item tersebut tidak hanya berasal dari tim Tatib tetapi dari seluruh anggota dewan, usulan tersebut mengemuka di grup whatapps (WA).

"Semua anggota dawan kan sekarang bergabung dalam satu grup WA, dan dari situlah usulan muncul," jelas dia

Salah satu usulan yang mengemuka adalah, adanya usulan setiap anggota Dewan memiliki satu tenaga ahli yang dibiayai oleh APBD. Bukan tanggungan masing-masing anggota seperti tahun sebelumnya, usulan tersebut saat ini tengah digodok untuk dicari payung hukumnya.  

"Kalau melihat yang terjadi di DKI.  Itu ternyata sah dan bisa-bisa saja. Tidak ada larangan, kata Kemendagri. Selama APBD mencukup dan bisa tercover.   Insya Allah mudah-mudahan lolos, di Kemendagri."  ungkap dia.

Mengenai berapa angka yang akan diajukan dewan untuk biaya gaji tenaga ahli, Tia mengatakan belum ada usulan angkanya. "Kalau untuk angkanya, kita tidak punya kewenangan untuk bicara angka, gaji tenaga ahli. Nanti Banggar (Badan Anggaran) yang akan menentukannya. Tentunya, disesuaikan dengan kemampuan daerah," kata dia.

Usulan yang mengemuka lainnya adalah, usulan berupa reward and punishment bagi anggota dewan yang rajin mengikuti kegiatan dewan. "Semuanya mengarah kepada bagaimana caranya agar anggota dewan rajin bekerja," pungkas Politisi Nasdem dari Kab. Bandung ini.@

Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Ekpos, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.
©2014 Ekpos All right reserved   Developed by javwebnet