Andi: TP4P dan TP4D Tidak Hilangkan Fungsi Kejati

  • 142 views
  • 0 comments

SULTENG, Ekpos.Com--- Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah, Sampe Tuah, SH, melalui Kasi Penkum Kejati Sulteng Andi Rio Dg.Rahmatu. SH menjelaskan, Tim Pengawalan, Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Pusat (TP4P) dan Daerah (TP4D), tujuannya prévéntif atau bersifat mencegah, dan memberikan rasa keamanan, serta rasa percaya diri, kepada Pejabat Pembuat Komitmen atau PPK dalam pelaksanaan proyek.

“Selama ini, PPK merasa takut dan enggan mengelola satu pekerjaan jika terkena sangsi. Namun terbentuknya TP4D, bukan berarti menghilangkan tugas dan fungsi kejati Sulteng sebagai aparat penegak hukum.  Artinya kita bisa menjadi penyidik juga." " Jelas Kasi Penkum Kejati Sulteng Andi Rio Dg.Rahmatu. SH, Senin lalu.

Menaggapi aksi yang dilakukan Lingkar Studi Aksi dan Demokrasi Indonesia (LS-ADI), yang mendesak aparat penegak hukum,  segera mengusut tuntas kasus dugaan korupsi pembangunan Asrama Haji Palu, di depan Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati), Mapolda, dan DPRD Sulteng, Kamis (5/4/2018). 

"Nasehat hukum, dan saran kepada PPK sudah kami sampaikan. Namun kenyataan dilapangan yang kita lihat tidak diindahkan oleh PPK nya. Karena itu, TP4D kejati sulteng sudah menarik diri. " Jelasnya.

Dijelaskan Kasi Penkum, pihak Kejati akan merespon aksi tuntutan dari LS-ADI, dengan mempelajari apakah benar dalam proyek itu ada tindakan melawan hukum pada saat pembangunan Asrama Haji. Namun untuk penanganannya, pihaknya akan koordinasi dengan Polda Sulteng.

"Kami akan tindaklanjuti, apakah ada indikasi kerugian negara atau tidaknya. Namun kami akan koordinasi dulu dengan Polda,  apakah Polda yang akan tangani atau Kejati, karena tidak etis jika dua aparat penegak hukum menyelidiki pembangunan asrama haji ini."jelas Kasi Penkum. (R.Nur)

Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Ekpos, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.
©2014 Ekpos All right reserved   Developed by javwebnet