Aksi Nekad Konsumsi Sabu di Stasion Membuat YT Dijebloskan ke Penjara

  • 0 comments

BANDUNG, Ekpos.Com--- Akibat aksi nekatnya mengkonsumsi narkotika jenis sabu di Stasiun Kereta Api Bandung, Jl Kebon Kawung, pada Rabu (27/3/2019), YT dibekuk jajaran Dir Res Narkoba Polda Jabar.

 

Selain meringkus tersangka YT, polisi juga mengamankan barang bukti 662,13 gram sabu yang didapat dari tas ransel yang dibawanya serta di rumah YT. Di dalam tas ransel polisi menemukan satu paket besar sabu seberat 523,03 gram yang dibalut lakban coklat. Sedangkan di rumah YT polisi mengamankan 139,10 gram. Selain itu polisi juga mengamankan sejumlah ponsel, buku catatan penjualan sabu, timbangan, dan kartu ATM juga disita pihak Kepolisian.

"Setelah dilakukan pengembangan terhadap tersangka, tim menemukan satu plastik sabu-sabu yang dibalut lakban coklat dan dua bungkus plastik bening di rumahnya di Jl Babakan Cikutra, Kota Bandung.  Total yang ditemukan dari rumahnya seberat 139,10 gram," kata Dir Res Narkoba Polda Jabar, Kombes Pol Enggar Pareanom, di Mapolda Jabar, Senin (08/4/2019).

Enggar menjelaskan, YT bukanlah residivis, ia mengaku kalau barang tersebut diperolehnya dari Karawang, untuk diedarkan di sejumlah wilayah di Kota Bandung untuk kedua kalinya, sebelum akhirnya tertangkap petugas.  

“Kami msh terus mengembangkan kasus ini, karena masih ada satu orang berinisial ED yang masih dalam pencarian,” ungkapnya.

Akibat perbuatannya, tersangka melanggar UU No 35 tahun 2009 tentang narkotika dan melanggar pasal 114 ayat 2 dengan ancaman pidana mati, pidana penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling singkat enam tahun penjara dan paling lama 20 tahun penjara serta denda maksimum. Ia juga  dikenakan pasal 112 ayat 2 dengan hukuman pidana seumur hidurp, atau pidana penjara paling singkat lima tahun dan paling lama 20 tahun serta pidana denda maksimum.***

 

Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Ekpos, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.
©2014 Ekpos All right reserved   Developed by javwebnet